Jadikan Laut Masa Depan Bangsa, UI akan Menggelar Bedah Buku My Fish My Life

Menjala Ikan – Sumber Penghidupan Nelayan

MNOL, Jakarta – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (F-MIPA) Universitas Indonesia (UI) akan menggelar seminar kemaritiman bertajuk ‘Laut sebagai Masa Depan Bangsa’. Seminar yang diiringi dengan bedah buku My Fish My Life: Ketahanan Pangan dari Laut, Sea Power Perspective, karya Letkol Laut (P) Salim itu rencananya akan digelar pada Sabtu, (10/9/16) mendatang, di Gedung BSM FMIPA UI, Depok.

Selain menghadirkan Letkol Laut (P) Salim sebagai pemateri, seminar itu juga menghadirkan sebagai pemateri, Prof. Abimanyu dari Fakultas Teknik yang akan membahas masalah kelautan. Secara garis besar, bedah buku yang dikemas dalam seminar dan kuliah umum ini mengupas bagaimana komitmen pemerintah (political will) dalam mengelola laut Indonesia. Hal itu terlihat dalam menetapkan kebijakan serta pagu anggaran dalam mengelola laut.

Selanjutnya Maritime Domain Awareness (MDA) bangsa Indonesia juga menjadi sorotan kala mengelola kekayaan laut Indonesia yang ditaksir jumlahnya mencapai Rp81 ribu triliun.

“Semua tetap membutuhkan pembiayaan yang layak sesuai dengan wilayahnya, termasuk kesediaan untuk bergotong royong segenap pelaku terkait. Itulah yang disebut Maritime Domain Awareness,” ujar Salim kepada maritimnews di Jakarta, (6/9).

Lebih lanjut, Pamen yang hoby membaca itu mengutarakan bahwa MDA memiliki substansi yaitu terbangunnya pertukaran informasi , jaringan dan kegiatan analisis antara stakeholders maritim atas apa yang terjadi di laut dan sekitarnya.

“Stakeholders utama dalam hal ini adalah nelayan, yang saat ini hidupnya penuh dengan penderitaan, baik karena kebijakan maupun kondisi-kondisi lainnya,” tandas Salim.

Maka dari itu buku ini menjadi solusi konkret dalam menyelesaikan permasalahan kesejahteraan nelayan maupun perannya dalam upaya turut serta menjaga keamanan laut. Salim juga melihat bahwa kesejahteraan nelayan merupakan tolok ukur dari pembangunan negara maritim.

Sementara itu menurut Kaprodi Magister Ilmu Kelautan UI, Noverita Takarina selaku penyelenggara seminar nanti, menyatakan rasa bangganya terhadap karya yang ditulis oleh seorang Perwira Menengah TNI AL aktif, yang mengulas soal kehidupan nelayan.

“Saya bangga dengan karya salah satu anak bangsa yang tiada mengenal lelah memperjuangkan hak para nelayan yang menggantungkan hidupnya dari ikan,” ungkap Noverita.

Masih kata dia, demi keberlangsungan kehidupan di laut dan lingkungannya, buku ini menjadi penting untuk menjadi referensi baik kepada pemerintah maupun mahasisiwa jurusan kelautan.

“Semoga buku ini bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan,” pungkasnya. (Tan)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

TPS Tingkatkan Kepedulian terhadap Pengemudi Truk

Surabaya (Maritimnews) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh…

2 hours ago

Hingga Agustus 2026, Throughput Petikemas dan Kargo Tumbuh di Pelindo Regional 2

Jakarta (Maritimnews) - Aktivitas kepelabuhanan di wilayah kerja Pelindo Regional 2 mengalami pertumbuhan hingga Agustus…

23 hours ago

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyosialisasikan penataan peta peran korporasi kepada…

4 days ago

PMT Port Visit melalui Onboarding Budaya Perusahaan

Belawan (Maritimnews) - PT Pelindo Multi Terminal atau PMT memberikan pengalaman awal dunia kerja kepada…

4 days ago

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) berhasil menangani kebakaran yang terjadi pada…

5 days ago

Breakfast With Leader Pelindo 4 Hadapi Perubahan Pelabuhan dan Streamlining

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komunikasi internal dan keterlibatan pegawai…

6 days ago