Categories: HankamTerbaruTNI AL

2 KRI Koarmabar Diturunkan lagi untuk Bantu Tim SAR di Perairan Lingga

KRI Siada-862 diturnkan untuk bantu mencari Pesawat Polri M28 di Perairan Lingga

MNOL, Jakarta — Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., melalui Danguskamlaarmabar Laksamana Pertama TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., dan Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E., telah memerintahkan menambah lagi 2 KRI yaitu KRI Siada-862 dan KRI Sigurot-864 untuk membantu Tim SAR menemukan pesawat POLRI jenis Skytruck tipe M 28 yang jatuh di perairan Kabupaten Lingga, Kepri, Senin (5/12).

Kedua kapal perang tersebut bergabung dengan unsur-unsur Koarmabar  yang terlebih dahulu membantu Tim SAR yaitu KRI Patimura-371, KRI Tenggiri-865 dan KRI Cucut-866 serta empat unsur Lantamal IV yakni Patkamla Kuala Gaung, Patkamla Kuala Cenaku,  Patkamla DBS dan Patkamla Cempa serta unsur udara Koarmabar yakni pesawat intai maritim U-618.

Hal ini menurut Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., untuk mempercepat penemuan korban dan saat ini juga pihak TNI Angkatan Laut sudah mempersiapkan Tim Penyelam untuk membantu dan bergabung dengan Tim SAR, dengan harapan kekuatan yang ada dapat dimaksimalkan baik pencarian badan pesawat ataupun korban yang belum ditemukan.

Dari hari pertama kejadian jatuhnya pesawat POLRI jenis Skytruck tipe M 28 di perairan Kabupaten Lingga, Danlantamal IV memerintahkan Lanal dan Posal Dabo Singkep terdekat untuk membantu dengan menurunkan tiga kapal Patkamla (Patroli Keamanan Laut) bersama masyarakat nelayan setempat melakukan pencarian walau terkendala cuaca dan alat komunikasi yang terbatas.

Sedangkan pada hari Minggu 4 Desember, Danlantamal IV telah melakukan pertemuan dengan Direktur Operasi dan Latihan Basarnas Brigjen TNI Mar Ivan Titus di Kantor Basarnas Tanjungpinang untuk membahas percepatan dan memaksimalkan operasi SAR dalam musibah jatuhnya pesawat POLRI jenis Skytruck tipe M 28 diperairan Kabupaten Lingga.

Sementara itu, lokasi pencarian SAR yang semula hanya 4 sektor akan diperluas menjadi 6 sektor. Dalam pelaksanaan SAR, seluruh unsur-unsur SAR yang sudah dibagi sektor pencarian masing-masing akan melaporkan perkembangan SAR kepada Kapal Basarnas RB 209 selaku Kapal Poskotis.

Pada pelaksanaan SAR hari ke-4 ini akan difokuskan pada penyelaman di lokasi dimana ditemukannya 11 titik anomali (yang diduga sebagai bagian dari pesawat) dengan luas daerah pencarian 600m X 600m. Waktu penyelaman akan dilaksanakan pada pukul 12.00 hingga 14.00 oleh tim penyelam gabungan. (Tan/MN)

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Efek Streamlining DANANTARA bagi SGS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) - Pasca merger PT Pelabuhan Indonesia (Persero) pada tahun 2021, penerapan Single Grading…

6 hours ago

Pelindo Makassar dan Australia Jajaki Kerja Sama Maritim

Makassar (Maritimnews) - Konsulat Jenderal Australia di Makassar menjajaki peluang kerja sama maritim dan penguatan…

2 days ago

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk NTT

Jakarta (Maritimnews) - Bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dihimpun…

3 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung Program Streamlining Danantara

Jakarta (Maritimnews) - Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu mendukung program streamlining atau perampingan struktur…

6 days ago

Say No To IPO; Pelindo Lebih Bermanfaat Tanpa Pasar Modal

Oleh: Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan initial…

7 days ago

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

2 weeks ago