Tempuh Akreditasi Institusi, Unhan akan Terintegrasi ke dalam Sistem Diknas

Para Asesor BAN-PT Kementerian Ristek dan Dikti menerima penjelasan simulasi cyber warfare yang dilaksanakan para mahasiswa S2 Unhan di Laboratorium Cyber. (Foto: Unhan)

MNOL, Jakarta – Menyusul keberhasilan dalam melaksanakan akreditasi Fakultas Manajemen Pertahanan (FMP) dan Fakultas Strategi Pertahanan (FSP) beserta seluruh program studi (Prodi), maka Universitas Pertahanan (Unhan) meningkat ke tahapan selanjutnya yakni akreditasi institusi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, berapa waktu sebelumnya seluruh Prodi telah mendapat akreditasi “B” dan bahkan dua Prodi mendapat akreditasi “A” yaitu Prodi Strategi Perang Semesta dan Prodi Peperangan Asimetris.

Selama beberapa hari ini, Unhan menerima Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi Kementerian Ristek dan Dikti, yang terdiri dari Prof. Dr. Paulus Israwan Setyoko, M.S., Prof. Dr. Ing. Ir. Gagoek Hardiman dan Prof. Dr. I Made Sudarma, S.E., M.M., Ak. Tim Asesor diterima secara resmi oleh Rektor Letjen TNI I Wayan Midhio, M.Phil., yang didampingi Warek 1 Prof. Dr. Dadang Gunawan, Warek 2 Laksda TNI Ir. Rusmali, Warek 3 Marsda TNI Dr. Agus Sudarya, Dekan FMP Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., Dekan FSP Mayjen TNI I Gede Sumertha, PSC, M.Sc., Kepala LP2M Dr. Sutrimo dan pejabat Unhan lainnya.

Tampak hadir para guru besar Unhan, seperti Prof. Purnomo Yusgiantoro, Prof. Budi Susilo Supandji, Prof. M. Sidik Budoyo dan para dosen tetap. Bertindak selaku ketua panitia penerimaan adalah Kepala LP3M Laksda TNI. Dr. Supartono yang memimpin seluruh staf Unhan mengikuti jalannya akreditasi sesuai mekanisme yang diatur oleh Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Akreditasi yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Unhan untuk meningkatkan kapasitas institusi dalam penyelenggaraan pendidikan mewujudkan visi Unhan sebagai World Class University (WCU) pada tahun 2024. Bagi Kemenristekdikti, akreditasi Unhan merupakan bentuk standarisasi yang memungkinkan Unhan dapat terintegrasi ke dalam Sisdiknas.

Para Asesor juga meninjau beberapa fasilitas yang dimiliki Unhan seperti Laboratorium Bahasa, Laboratorium Cyber, e-library dan Auditorium.

Tahun 2017 diharapkan Unhan dapat melaksanakan akreditasi internasional guna memperoleh kesetaraan dengan universitas pertahanan negara-negara lain di dunia.

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kepercayaan Industri Otomotif, Ekspor IPCC Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) untuk terus memperkuat kapasitas…

1 day ago

Layanan South China Java X-Press Feeders di IPC TPK Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menunjukkan komitmennya mendukung kelancaran arus logistik internasional…

1 day ago

Kebersamaan Idul Adha jadi Momentum bagi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Melalui semangat Hari Raya Idul Adha, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berharap…

2 days ago

Pelindo Cilacap Salurkan Hewan Qurban Idul Adha 1447 H Bagi Masyarakat Sekitar

Tanjung Intan (Maritimnews) - Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M, program…

2 days ago

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Hewan Qurban 1447 H/2026 M

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok melaksanakan penyerahan Bantuan Program…

3 days ago

Dirut Pelindo Hadiri Penyerahan Kurban Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan total 35 ekor sapi kurban…

3 days ago