17 Pemda Komitmen Jaga Teluk Bone

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat berbicara di Pertemuan Nasional Kerjasama Ekonomi dan Konservasi Sumber Daya Laut – Pesisir di Kawasan Teluk Bone 2017.

MNOL, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama 17 pemerintah kabupaten/kota di dua provinsi yakni Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara berkomitmen menjaga ekosistem dan kelestarian perairan Teluk Bone. Hal tersebut dibahas dalam Pertemuan Nasional Kerjasama Ekonomi dan Konservasi Sumber Daya Laut – Pesisir di Kawasan Teluk Bone 2017, yang juga dihadiri oleh 17 Bupati  / Walikota di kawasan Teluk Bone tersebut.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan keindahan Teluk Bone yang dapat menumbuhkan roda perekonomian daerah, jangan sampai rusak ekosistemnya. “Saya ingin berpesan kepada seluruh kepala daerah yang ada di kawasan Teluk Bone, seluruh walikota maupun bupati jangan sampai lengah mengawasi perairan Teluk Bone”, ujarnya tatkala membuka acara tersebut di Hotel Sutan Raja, Kolaka, Selasa (21/3).

Lebih lanjut, Susi mengatakan, dalam era pembangunan industri saat ini, seperti pertambangan maupun perkebunan yang berada di kawasan Teluk Bone, sebaiknya tidak menghilangkan ciri khas budaya dan pergerakkan ekonomi masyarakat yang berada di wilayah sekitar Teluk Bone, terutama Sulawesi Tenggara.

“Saya melihat hegemoni yang terjadi. Apabila pemerintah daerah setempat tidak mendukung ekonomi masyarakat, maka masyarakat akan terpinggirkan. Apalagi jika dikuasai oleh korporasi. Maka masyarakat nanti akan jadi penonton saja. Karena yang kita inginkan adalah hidupnya ekonomi masyarakat,” paparnya.

Sebelumnya, Susi menilai Teluk Bone merupakan salah satu wilayah terlindung, jauh dari gempuran ombak samudera, yang menjadikan beraneka ragam ikan tinggal berlama-lama di dalamnya. “Yang pasti ikan-ikan akan senang transit disitu. Saya melihat Sulawesi, salah satu motor Indonesia dalam pertumbuhan PDB-nya”, jelasnya.

Diharapkan, dengan adanya kerjasama kota/kabupaten lintas provinsi ini dapat mempertahankan kekuatan ekonomi masyarakat lokal. “Jangan sampai ekonomi globalisasi mengubah produsen jadi konsumen. Sekarang Indonesia harus menjadi titik tolak dari ekonomi regional”, tandasnya.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman antara Perum Perikanan Indonesia (Perindo) dengan PT Perikanan Nusantara (Perinus) dengan 17 Bupati / Walikota sekawasan Teluk Bone dalam rangka pengelolaan kawasan Teluk Bone.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

IPCC Gelar Public Expose 2026

Jakarta (Maritimnews) – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), anak perusahaan PT Pelindo Multi Terminal…

1 day ago

Pelindo Gelar Coffee Morning, Sosialisasikan peralihan Nota Layanan Jasa Barang Non Petikemas

Jakarta (Maririmnews) - Dalam rangka meningkatkan sinergitas hubungan kerja sama yang telah terjaga dengan baik,…

2 days ago

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

1 week ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

1 week ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

1 week ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

1 week ago