Categories: HLTerbaruTNI AL

Sosialisasi Perpres nomor 16/2017 Tentang Kebijakan Kelautan Indonesia di Koarmatim

Mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dengan Perpres nomor 16 tahun 2017

MNOL, Surabaya – Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Timur (Kasarmatim) Laksamana Pertama (Laksma) TNI I.N.G. Ariawan, S.E., M.M., mewakili Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, S.H., M.A.P., menghadiri acara sosialisasi peraturan Presiden (Perpres) nomor 16 tahun 2017 tentang kebijakan kelautan Indonesia, bertempat di gedung Panti Tjahaja Armada (PTA) Koarmatim, Ujung Surabaya, Kamis (23/03/2017).

Pada kegiatan sosialisasi peraturan Presiden (Perpres) nomor 16 tahun 2017 tentang kebijakan kelautan Indonesia oleh seluruh Perwira Komando Armada Ri Kawasan Timur (Koarmatim) dan selaku pemapar adalah Komandan KRI Jhon Lie (JOL) – 358  Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan, S.T.,

Dalam amanat Pangarmatim yang dibacakan Kasarmatim menyampaikan, kebijakan kelautan nasional menjadi hal yang penting sebagai salah satu langkah mewujudkan cita-cita “Indonesia sebagai poros maritim dunia”, pembahasan panjang kebijakan kelautan (National Ocean Policy) Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman sejak tahun 2015 akhirnya mendapat persetujuan presiden. Untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia yang berdaulat, maju, mandiri, kuat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keamanan dan perdamaian kawasan serta dunia.

Lanjutnya, Indonesia memiliki kepentingan fundamental untuk menguasai dan memanfaatkan laut karena Indonesia memiliki identitas dan budaya maritim yang kuat dalam memanfaatkan posisi strategis untuk menciptakan keamanan di kawasan sesuai dengan amanat konstitusi. Pengakuan Internasional telah memperkuat cara pandang bangsa Indonesia dan wawasan nusantara, tidak hanya untuk merdeka tetapi juga keutuhan wilayah tanah air yang berbentuk kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan.

Diakhir amanatnya menyampaikan, potensi sumber daya kelautan yang melimpah dan adanya sejarah kejayaan maritim dimasa lalu, membangkitkan kembali semangat untuk meraih kejayaan maritim Indonesia. Dalam upaya mewujudkan hal tersebut langkah selanjutnya diperlukan penyesuaian terhadap pola pikir, pola sikap dan pola tindak. Untuk itu visi kelautan menjadi tuntutan dan kebutuhan bagi bangsa Indonesia.

Hadir pada acara tersebut diantaranya, Komandan Guskamlaarmatim Laksamana Pertama (Laksma) TNI I.N.G. Sudihartawan, S.Pi., Koorsahli Pangarmatim Kolonel Mar Tory Subiyantoro, para Pejabat Utama Koarmatim, para Komandan Satuan, para Komandan Unsur yang berada di Pangkalan serta seluruh Perwira Mako Armatim.

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Memperkuat Stabilitas Fiskal Domestik dan Ketahanan Eksternal di tengah Dinamika Ekonomi Regional

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…

4 hours ago

Budi Hartono Kembali jadi Ketum Kopkar TPK Koja Periode 2026 – 2029

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menggelar pemilihan Ketua Umum periode tahun 2026…

1 day ago

Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo Regional 4 mendukung pengembangan wawasan generasi muda melalui pertukaran pengetahuan…

3 days ago

September 2026, Throughput TPS Solid Capai 120.725 TEUs

Surabaya (Maritimnews) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali mencatat kinerja operasional yang positif periode…

4 days ago

NPCT 1 Raih ILA Award 2026 kategori Container Terminal Operator of the Year

Jakarta (Maritimnews) - Ajang Indonesia Logistics Awards (ILA) 2026 yang diselenggarakan Supply Chain Indonesia (SCI)…

5 days ago

Rekayasa Ulang BUMN Melalui Danantara Sebagai Motor Penggerak Kekuatan Ekonomi Nasional

Ditulis oleh :Arief Poyuono (Komisaris Pelindo) Jakarta 4 Oktober 2026 "Jika Anda tidak bisa memberikan…

1 week ago