Categories: TerbaruTNI AL

KRI Teluk Manado-537 Pulangkan Batalyon Infanteri Raider dari Pamtas RDTL

KRI Teluk Manado-537

MNOL, Jakarta – KRI Teluk Manado 537 memulangkan pasukan Batalyon Infanteri Raider 321 Galuh Taruna ke pangkalan/Home base, setelah selesai melaksanakan tugas pengamanan wilayah perbatasan Republik Indonesia dengan Republik Demokrasi Timor Leste (RDTL) masa penugasan tahun 2016 di wilayah perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Komandan KRI Teluk Manado 537 Mayor Laut (P) Homa Sugama, pelayaran dari NTT ke Jakarta berjalan lancar cuaca sangat mendukung, kemudian kondisi prajurit KRI maupun pasukan yang diangkut semua dalam keadaan kondisi baik dan sehat.

“Kondisi pasukan selama dalam pelayaran dalam keadaan baik, demikian juga cuaca sangat mendukung. Moril prajurit/pasukan selama di kapal tinggi mungkin ini dipengaruhi dengan semangat karena pulang, kangen dengan keluarga dan kerabat,” jelas komandan KRI.

KRI Teluk Manado 537 adalah salah satu kapal perang TNI Angkatan Laut jenis LST yang aktif dalam melaksanakan tugas operasi Serpas di bawah pembinaan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).

Pasukan ini tiba di Komando Lintas Laut Militer pada hari Sabtu sore. Kemudian keesokan harinya pada Minggu pagi (16/4) pasukan ini diterima Panglima Divisi I Kostrad Mayor Jenderal TNI A.M. Putranto, S.Sos., dalam sebuah upacara militer di lapangan apel Markas Komando Komando Lintas Laut Militer (Mako Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Panglima Divisi I Kostrad Mayor Jenderal TNI A.M. Putranto, S.Sos., saat menyambut prajuritnya menyampaikan ucapan selamat datang dan ucapan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas keberhasilan yang telah dicapai prajuritnya selama dalam penugasan.

“Saya berharap, agar keberhasilan yang telah dicapai selama di daerah penugasan dapat lebih memantapkan tekad dan semangat juang dalam menyongsong tugas-tugas mendatang,” jelas Panglima.

Selama dalam penugasan pasukan ini telah melaksanakan tugas dengan baik dan aman hingga menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada batalyon yang melanjutkan tugas berikutnya.

Kedatangan pasukan ini disambut oleh sejumlah pejabat di jajaran Divisi I Kostrad dan Ibu-ibu persit. Demikian juga Panglima Kolinlamil selaku pembina alutsista dan turut hadir menyambut kedatangan para prajurit yang telah kembali melaksanakan tugas operasi.

KRI Teluk Manado (537) merupakan kapal ketujuh dari kapal perang jenis kapal pendarat kelas Teluk Gilimanuk milik TNI AL. Dinamai menurut nama sebuah teluk di Sulawesi. KRI Teluk Manado dibangun oleh VEB Peenewerft, Wolgast, Jerman Timur pada tahun 1977 untuk Angkatan Laut Jerman Timur dengan nomor lambung 633. Kapal berjenis Frosch-I/Type 108 ini kemudian dibeli pemerintah untuk TNI Angkatan Laut dan masuk armada pada tahun 1995.

KRI Teluk Manado (537) bertugas sebagai armada pendarat bagi pasukan Marinir TNI AL dan juga sebagai kapal pengangkut logistik dan saat ini KRI Teluk Manado (537) berada di jajaran Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil Jakarta) Komando Lintas Laut Militer. KRI Teluk Manado memiliki berat 1,900 ton. Dengan dimensi 90,70 meter x 11,12 meter x 3,4 meter. Ditenagai oleh 2 mesin diesel, 2 shaft menghasilkan 12,000 bhp yang sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 18 knot. Diawaki oleh maksimal 42 pelaut. Mampu mengangkut kargo hingga seberat 600 ton.

KRI Teluk Manado bukanlah termasuk armada tempur maupun pemukul. Sebagai armada pendarat dan pengangkut logistik, KRI Teluk Manado dibekali senjata pertahanan diri berupa  1 kanon laras ganda kaliber 37mm Model 1939, 1 Meriam Bofors 40/70 berkaliber 40 mm dengan kecepatan tembakan 120-160 rpm, jangkauan 10 Km untuk target permukaan terbatas dan target udara serta  2 kanon laras ganda kaliber 25 mm.

 

(Anug/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Konsisten Jaga Kelestarian Lingkungan Laut

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…

7 hours ago

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

3 days ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

4 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

4 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

5 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

6 days ago