Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan tahun 2017, Menteri Susi Ajak Masyarakat jaga Kelestarian Laut

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saata bersama Tim satgas 115,

MNOL, Pangandaran  Mutu dan keamanan hasil perikanan, serta karantina ikan menjadi salah satu fokus utama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam menjaga kedaulatan serta mendukung keberlanjutan produksi hasil laut dan perikanan. Menindaklanjuti hal tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian sumber daya laut.

“KKP mengadakan konservasi bukan berarti tidak boleh ambil. Silahkan ambil, tapi pakai cara yang benar. Ambil sambil menjaga. Perhatikan ukuran tangkapan dan besar jaringnya”, ungkap Susi dalam kegiatan puncak Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan tahun 2017 di Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (18/5).

Lebih lanjut, Susi menjelaskan bahwa Sumber daya perikanan akan tetap ada dan banyak jika dijaga. Peraturan yang diterbitkan KKP selama ini bertujuan untuk melindungi keberlanjutan sumber daya kelautan. “Kita ini dikasih Tuhan SDA yang luar biasa. Kita sudah tegakan hukum kedaulatan kita dengan pemberantasan IUUF. Saya tak ijinkan karena jaring yang mereka pakai tidak ramah lingkungan”, tegasnya.

KKP melalui Badan Karantina Ikan dan Mutu Hasil Perikanan (BKIPM) berkomitmen untuk menjaga sumber daya kelautan yang ada. “BKIPM adalah ujung tombak penjaga kedaulatan. Jika bibit diambil, siapa lagi yang akan bertelur, apa terumbu karang bisa bertelur lobster?”, ujar wanita yang memiliki usaha jasa penerbangan perintis tersebut.

Susi juga menilai, usaha perikanan sangat menguntungkan. Meski begitu, ia mengingatkan lagi untuk selalu menjaga kelestariannya. Ia pun berharap, bakti sosial BKIPM dapat membawa manfaat bagi sesama. “Saya harap bakti sosial BKIPM mengingatkan kita bahwa berbagi dan mendukung satu sama lain itu sama hal nya berbagi kebahagiaan. Bukan hanya untuk yang dibantu, tapi yang memberi juga ikut merasakan kebahagiaan”, tandasnya.

Guna membangun kepedulian dari berbagai golongan, KKP melalui BKIPM menyelenggarakan program GEMASATUKATA (Gerakan Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina). “Kepatuhan dan kepedulian yang tinggi terhadap arti pentingnya menjaga kesehatan ikan, keamanan hayati ikan, serta pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan dan penegakkan hukum dalam bingkai kedaulatan di Wilayah Kesatuan Republik Indonesia”, ungkap Kepala BKIPM Rina.

Kegiatan Bulan Bakti tahun 2017 ini diramaikan dengan berbagai kegiatan seperti sosialisasi, pekan layanan, desiminasi, edukasi dan coaching clinic, kegiatan pengawasan terpadu, pembinaan dan penegakan hukum. Kegiatan ini  berlangsung selama satu bulan sejak tanggal 20 April 2017.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan beberapa bantuan berupa 10 unit chest freezer dengan kapasitas 333 ML senilai Rp 64,7 juta dan Ice Flake Machine kapasitas 1,5 ton sebanyak 1 unit senilai Rp. 617.650.000.

Selain itu juga dibagikan ikan sehat dan bermutu, berula Ikan beku (cakalang dan salem) sebanyak 15 ton yang didistribusikan ke provinsi Jawa Barat sebanyak 12 ton dan DIY 3 ton Ikan kaleng sebanyak 500 master karton masing-masing 50 kaleng di Segara Anakan. KKP juga memfasilitasi pendidikan kelautan kepada 13 orang dan bantuan dana operasional penyuluh kepada 14 orang.

Sebagai informasi, KKP telah menunjukan kinerja yang mengagumkan dalam penggagalan di exit dan entry point sepanjang tahun 2014-2017. Tercatat uang negara yang dapat diselamatkan dari Rp7,94 miliar pada tahun 2014, meningkat menjadi Rp 37,2 miliar pada tahun 2015 dan tahun 2016 sebesar Rp 306,8 miliar. Ini diperoleh dari penggagalan penyelundupan kepiting bertelur, benih lobster, mutiara dan produk kelautan perikanan lainnya. (Anugrah/MNOL)

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

15 hours ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

2 days ago

Januari – Mei 2026, Throughput IPC TPK Capai 1,49 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…

3 days ago

Direct Baru di IPC TPK, MV AS Carolina ke Tiongkok Selatan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…

5 days ago

IPC TPK ReWear Project & Seragam Bekas

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menghadirkan langkah inovatif dalam mendukung keberlanjutan…

6 days ago

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Terkendali

Jakarta (Maritimnews) - Aktivitas kunjungan kapal dan arus petikemas pasca Lebaran di lingkungan IPC TPK…

1 week ago