Dipertanyakan, Uang Pungutan terhadap PBM bagi Pembinaan Asosiasi dan Kepedulian Sosial

Ketua Yayasan Annas yang juga Ketua APBMI DKI Jakarta, Juswandi Kristanto

MNOL, Jakarta – Penyaluran dana pembinaan asosiasi dan kepedulian sosial berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan (KM) 35 Tahun 2007 tentang pedoman perhitungan tarif pelayanan jasa bongkar muat dari dan ke kapal yang dihentikan oleh PT Pelabuhan Indonesia II/IPC sejak bulan Agustus 2016, menjadi pertanyaan.

Karena jumlah uang pungutan per boks dan per ton dari pelayanan jasa terhadap perusahaan bongkar muat oleh IPC nilainya cukup besar. Bayangkan saja terhitung bulan Agustus 2016 sampai sekarang, kemana uang hasil pungutan tersebut? Sedangkan KM 35/2007 masih berlaku dan pungutan berjalan terus.

Sementara besaran dana pembinaan asosiasi dan kepedulian sosial terakhir sebesar Rp 400 setiap ton bongkar muat breakbulk dan Rp 2000 /boks untuk petikemas di konvesional pelabuhan Tanjung Priok.

Berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan nomor 35 tahun 2007, biaya bongkar muat termasuk didalamnya uang untuk dana pembinaan asosiasi dan kepedulian sosial yang dipungut langsung oleh iPC dari Perusahaan Bongkar Muat (PBM) setiap kegiatan bongkar muat.

Menurut Ketua Yayasan Annas sekaligus Ketua DPW APBMI DKI Jakarta Juswandi Kristanto, terdapat 414 anak yatim dan jompo yang dibantu Yayasan Annas, namun sejak pemberhentian dana dari IPC sejak sembilan bulan yang lalu, para anak yatim dan jompo tidak lagi mendapat bantuan. Kini hanya bantuan dari pribadi pribadi yang masih peduli.

Adapun penyaluran dana kepedulian sosial yang diserahkan IPC ke Yayasan Annas untuk anak yatim / jompo setiap dua bulan sekali, Antara lain berupa pembagian sembako, pemberian bea siswa setahun dua kali, hadiah lebaran dan lain lain.(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPC TPK Gandeng Mitra Pelayaran Perkuat Konservasi Laut dan Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…

50 minutes ago

Tingkatkan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan, KIOTEC Kunjungi Korsel

KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…

14 hours ago

IPC TPK Bangun Fasilitas Air Bersih di Muaro Jambi

Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…

16 hours ago

IPC TPK Panjang Kedatangan 1.772 Empty Container

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang kedatangan container vessel MV MSC…

1 day ago

Safety Jadi Prioritas IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - IPC TPK berkomitmen mengutamakan safety baik pekerja lapangan maupun back office. Kinerja…

2 days ago

Triwulan I Tahun 2026, IPC TPK Teluk Bayur Naik 5,3%

Teluk Bayur (Maritimnews) - Sebagai terminal petikemas utama di Teluk Bayur Sumatera Barat, IPC TPK…

6 days ago