Categories: TerbaruTNI AL

Patkor Optima Indonesia-Malaysia sukses Digelar di Lantamal IV Tanjungpinang

Ilustrasi – Patkor Optima Indonesia-Malaysia di Selat Malaka

MNOL, Kepri – Komando Armada RI Kawasan Barat  (Koarmabar) menggelar Patroli Koordinasi (Patkor) Optima-26A/17 antara Indonesia dan Malaysia yang dibuka Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Kolonel Laut (P) Ribut Eko Suyatno, S.E., M.M., mewakili Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmabar (Danguskamlabar) Laksamana Pertama TNI Bambang Irwanto, M.Tr (Han) di Batam.

Dalam sambutanya, Danlantamal IV Tanjungpinang mengatakan bahwa Keamanan laut tidak hanya menyangkut kedaulatan dan hukum saja, tetapi mengandung pemahaman bahwa laut harus aman digunakan bagi pengguna, bebas dari ancaman dan gangguan terhadap segala aktivitas.

“Laut bebas dari ancaman kekerasan yaitu ancaman dengan menggunakan kekuatan bersenjata seperti pembajakan, perompakan, sabotase, peranjauan dan terror,” Jelas Danlantamal IV Tanjungpinang.

Lebih lanjut dijelaskan Danlantamal IV bahwa, laut harus bebas dari ancaman navigasi yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran dan bebas dari ancaman terhadap sumber daya laut, berupa pencemaran dan kerusakan ekosistim laut serta konflik pengelolaan sumber daya laut.

Menurutnya, laut  juga harus bebas dari ancaman pelanggaran hukum seperti illegal Fishing,Illegal Loging dan lain-lain. “Tetapi bertitik tolak dari persepsi di atas sangatlah jelas bahwa keamanan laut memiliki lingkup yang cukup luas, sehingga memerlukan organisasi,manajemen serta sarana prasarana yang memadai,” ungkap Ribut.

Untuk itu Danlantamal IV menekankan  pemasalahan keamanan laut merupakan masalah yang rumit dan semakin bertambah kompleks karena di laut bertemu dua kepentingan yang saling mengikat, yaitu kepentingan nasional dan internasional. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap permasalahan keamanan di laut karena memungkinkan terjadinya interaksi antara hukum nasional dan hukum internasional serta interaksi antar masyarakat maritim dunia.

Sedangkan kompleksitas permasalahan di laut semakin lama semakin meningkat untuk itu kerjasama dan koordinasi serta manajemen penanganan yang semakin meningkat. Patkor Optima Malindo yang selama ini sudah berjalan adalah merupakan salah satu jawaban dalam menghadapi tantangan tersebut.

Unsur-unsur Patkor Optima-26A/17 dari TNI Angkatan Laut dengan Dansatgas Letkol Laut (P) Totok Irianto melibatkan beberapa unsur antara lain KRI Sembilang-850, KRI Sigurot-864, Kapal Bakamla, Kapal Polisi, Kapal KPLP, Kapal Bea Cukai dan Kapal KKP, sedangkan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) melibatkan KM Marlin, KM Danga, KM Satria, PA-51-PDRM, PA-52-PDRM dan Penumpas PO.

 

(Sutisna/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Badminton Competition 2026

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk tidak hanya unggul dalam…

1 week ago

Pasca QCC Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - Kehadiran Quay Container Crane (QCC) tipe Post Panamax di IPC TPK…

1 week ago

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

2 weeks ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

2 weeks ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

2 weeks ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

2 weeks ago