Categories: DiplomasiHLTerbaru

Presiden Jokowi padukan konsep JSM dan PMD dalam Belt and Road Forum di Beijing

 

Presiden Joko WIdodo dan Ibu Iriana Joko Widodo saat tiba di Beijing

MNOL, Beijing – Hari ini, Presiden Joko Widodo menghadiri KTT Belt and Road Forum (BRF) di Beijing, China, pada 14-15 Mei 2017, untuk meningkatkan nilai investasi pembangunan infrastruktur dalam laju visi Poros Maritim Dunia (PMD).

Forum yang juga dikenal sebagai KTT Jalur Sutra itu akan dihadiri 29 kepala negara/pemerintahan. Bagi Indonesia, forum ini diharapkan dapat memberikan banyak peluang bagi Indonesia.

Hal tersebut, mengingat program One Belt One Road (OBOR) ini akan diinisiasi melalui kerja sama 65 negara, dengan 4,4 miliar penduduk dan 40 persen GDP dunia. China dengan konsep Jalur Sutra Maritim (JSM) juga fokus membangun infrastruktur maritim bagi negara-negara yang dilewatinya.

Sehingga dalam forum ini, Presiden RI dengan visi Poros Maritim Dunia lebih mengutamakan kepentingan nasionalnya untuk kesejahteraan bangsa dan negara. Terutama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang sedang gencar dilakukan di tanah air.

Presiden Jokowi dalam kesempatan tersebut juga berbicara tentang sinergi kebijakan untuk kerja sama yang lebih erat, yaitu kolaborasi antara konsep JSM dan Poros Maritim Dunia dalam lingkup konektivitas untuk pembangunan yang terkoneksi.

Kunjungan tersebut juga akan dimanfaatkan Presiden Jokowi untuk melakukan pertemuan dengan sejumlah kepala negara sahabat guna meningkatkan hubungan bilateral dan kerja sama antarnegara.

Beberapa kepala negara dan perwakilan negara sahabat yang akan bertemu di antaranya Presiden China Xi Jinping, Perdana Menteri Fiji, Perdana Menteri Polandia, Presiden Swiss, Managing Director IMF, dan Sekretaris Jenderal Liberal Democratic Party Japan.

Seperti yang telah disebutkan, Presiden Jokowi hari ini bertemu dengan Presiden China Xi Jinping untuk membahas soal pembangunan infrastruktur dalam lingkup kedua visi negara.

China pun serius akan memenuhi permintaan Indonesia untuk mewujudkan konsep Tol Laut nya agar konektivitas antar pulau berjalan.
Sejumlah pejabat negara turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, antara lain Menko Maritim Luhut B Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala BKPM Thomas Lembong, dan tentunya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang sudah hadir di Beijing sejak Jumat (12/5).

(Ardi/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Say No To IPO; Pelindo Lebih Bermanfaat Tanpa Pasar Modal

Oleh: Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan initial…

12 hours ago

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

7 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

1 week ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago