Categories: HLPelayaranTerbaru

Carmelita: Pelayaran telah Turunkan Freight 30% untuk Tekan Biaya Logistik Nasional

Ketua Umum INSA, Carmelita Hartoto

MN, Jakarta – Upaya stakeholders kepelabuhanan menekan biaya logistik nasional menjadi sangat penting, sebut saja perusahaan pelayaran, agen pelayaran, agen kapal, freight forwarder, perusahaan truk, perusahaan bongkar muat, dan operator gudang. Bahkan operator pelabuhan merupakan suatu kesatuan rantai logistik.

Seyogianya upaya menekan biaya logistik nasional harus secara komperhensif dan menyeluruh. Memperbaiki kinerja logistik harus dilakukan di berbagai aspek dan membutuhkan koordinasi yang baik, mengingat rantai logistik itu dimulai dari titik produksi barang hingga titik akhir barang dikonsumsi.

Ketua Umum Indonesia National Shipowners’ Association (INSA), Carmelita Hartoto menjelaskan, bahwa perusahaan pelayaran telah menurunkan biaya kirim (freight) sebagai upaya ikut menekan biaya logistik nasional.

“Freight dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami penurunan, karena semakin kompetitifnya bisnis angkutan laut seiring pertumbuhan populasi jumlah armada nasional melalui kebijakan azas cabotage,” terang Carmelita kepada Maritimnews di Jakarta, Senin (17/7).

INSA berupaya mendorong efisiensi distribusi logistik melalui angkutan laut, karenanya pihak INSA meminta Pemerintah memberikan relaksasi kebijakan fiskal antara lain, pembebasan pungutan PPN atas pembelian Bahan Bakar Kapal rute domestik. Mengingat komponen biaya Bahan Bakar Kapal memiliki porsi signifikan pada biaya pelayaran.

Jika penghematan pembelian Bahan Bakar Kapal dapat dilakukan, tentu akan berdampak langsung pada industri pelayaran dan efisiensi angkutan laut di dalam negeri. “Kini pelayaran cenderung mengoperasikan kapal-kapal besar, tentu berdampak pada kapasitas bahan bakar,” ujarnya.

Carmelita mengingatkan, komposisi biaya melalui angkutan laut jika dibandingkan biaya proses logistik lainnya, terhitung kecil. “Kami telah menurunkan freight 30%, sebenarnya bengek, kami tidak bisa selamanya begini. INSA menginginkan upaya sisi darat mengimbangi upaya sisi laut dalam menekan cost logistic,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

4 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

6 days ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

2 weeks ago