Peran ILUNI UI sebagai Backbone Pembangunan Maritim

Ketua ILUNI UI Arief Budhi Herdono di sela-sela acara Halal Bihalal ILUNI UI. (Foto: Olida/MN)

MN, Jakarta – Acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni (ILUNI) UI di gedung Mina Bahari III, Jakarta (15/7) menghadirkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sebagai pembicara utamanya. Selain selaku tuan rumah, dipilihnya Menteri Susi sebagai pemateri karena komitmem ULUNI UI dalam mendukung visi maritim pemerintah.

“Ini merupakan peran ILUNI UI sebagai backbone (tulang punggung-red) atau koordinator dalam Pokja kemaritiman yang terhimpun dari para alumni kampus negeri. Sebagai ketua Pokja ada 3 kegiatan yang dilakukan yaitu merumuskan azas cabotage, pembangunan masyarakat pesisir, dan industri maritim,” kata Ketua ILUNI UI Arief Budhi Herdono di sela-sela acara tersebut.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dipimpin Susi Pudjiastuti telah menunjukan kiprahnya dalam mengawal kemaritiman Indonesia. Maka dari itu, ILUNI UI berkeinginan untuk mendengarkan langsung ulasannya soal kondisi laut Indonesia saat ini.

“Ada tiga pilar yang diperjuangkan Ibu Susi dalam menjalankan visi kemaritiman Indonesia, yaitu pemeberdayaan SDM, infrastruktur dan bagaimana menjaga kekayaan laut yang ada. Sehingga 15 fakultas di UI adalah sumber dari ilmu dan cendekiawan yang bisa membantu merealisasikan program-program KKP,” paparnya.

Lebih lanjut, lulusan Fakultas Teknik UI ini menyatakan bahwa ILUNI UI memiliki konsep dalam mewujudkan cita-cita poros maritim dunia yang perlu didukung oleh lintas stakeholder.

“Masa depan Indonesia ada di laut dan perlu konsep kemaritiman yang terintegrasi. Karena itulah ILUNI UI memiliki tanggung jawab,” tandasnya.

Dalam perjalanan sejarah Indonesia, universitas beralmamater kuning ini telah menunjukan eksistensi dan sumbangsihnya dalam pembangunan nasional. Berbagai produk dan karya telah dihasilan oleh jebolan universitas ini yang berguna untuk mewujudkan cita-cita nasional.

Dalam bidang maritim, Arief menuturkan produk yang telah dihasilkan saat ini ialah berupa konsep mengintegrasikan transportasi, infrastrukur dan industri kemaritiman.

“Selain itu kita juga telah memiliki konsep dalam pemberdayaan SDM maritim supaya bisa bersinergi dengan visi pemerintah,” pungkasnya.

 

(Indah/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Atasi Kepadatan, Pelabuhan Tanjung Wangi Kini Dilayani Empat Kapal

Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…

2 days ago

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

3 days ago

Kemarau dan Kabut Asap Kalimantan, Partisipasi TPK Bagendang Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker

Kotawaringin Timur (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang berpartisipasi…

3 days ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Perkuat Sinergi Lewat Customer Rafting

Bogor (Maritimnews) – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan…

3 days ago

Agustus 2026, TPS Catat Throughput 128 Ribu TEUs

Surabaya (Maritimnews) - Kinerja arus petikemas (throughput) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) untuk bulan Agustus…

3 days ago

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

5 days ago