Categories: HankamTerbaruTNI AL

WFQR Amankan Bawang Merah Dan Bonsai Ilegal

WFQR-1 Lantamal I Belawan berhasil mengamankan lebih kurang 20 ton bawang merah dan pohon bonsai ilegal dari Negara Thailand di jalur perairan Sungai Air Masin Desa Air Masin Kecamatan Seruwai Kabupaten Aceh Tamiang.

MN, Medan – Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melalui Tim Western Fleet Quick Response (WFQR)-1 Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan berhasil mengamankan dua unit boat cargo kayu dan dua unit mobil truk yang bermuatan lebih kurang 20 ton bawang merah serta pohon bonsai ilegal dari Thailand di jalur perairan Sungai Air Masin Desa Air Masin Kecamatan Seruwai Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (9/7).

Menurut Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Roberth Wolter Tappangan, S.H., keberhasilan mengamankan barang selundupan dari negara Thailand tersebut bermula dari hasil pengembangan info intelijen (Elisitasi) Tim WFQR-1 dari masyarakat tentang keberadaan barang seludupan yang akan masuk ke perairan Indonesia.

Lebih lanjut, barang seludupan dari Thailand dengan tujuan Seruwai Sumatera Utara ini, diamankan oleh Tim WFQR-1 yang bergerak dari safe house di mana sebelumnya telah mengadakan pengintaian sejak sehari sebelumnya.

Setelah melaksanakan pengintaian, pada hari MInggu pukul 03.30 WIB, Tim WFQR-1 tiba dilokasi dan berhasil mengamankan 2 unit boat cargo kayu, yaitu KM. Sumber Rezeki III (Gt.15 No. 114/GGd) dengan muatan bawang merah lebih kurang 20 ton dan KM. Trisula I (Gt 34 No. 448/QQG) dengan muatan pohon bonsai lebih kurang 27 batang. Turut serta diamankan pula 2 mobil truk dengan nomor polisi BK 9081 PB dan BK 9504 DC, yang telah memuat bawang merah dan pohon Bonsai sebanyak 8 Ton.

“Hasil pengembangan terhadap ABK pekerja yang berhasil diamanakan atas nama Syamsudin alias Wak Can, bahwa pemilik barang adalah seorang oknum TNI AD yang berdinas Kodim Aceh Tamiang atas nama Serma Saiful yang juga sekaligus sebagai pemilik Boat KM. Sumber Rezeki III”, jelas  Danlantamal I Belawan.

Selanjutnya, kapal dan muatan dikawal oleh Tim WFQR-1 menuju Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Langsa untuk dilaksanakan pemeriksaan lanjutan, dan akan diserahkan ke Bea Cukai kota Langsa untuk di proses hukum lebih lanjut.

Anugrah/MN

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

23 hours ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

1 day ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

2 days ago

OBITUARI | David Sirait, Sang Pekerja Pelabuhan yang Percaya pada Kekuatan Tim: DO YOUR BEST, LET GOD DO THE REST

oleh: Karnali Faisal (Penasehat FORWAMI) Ada orang yang meninggalkan jejak melalui jabatan yang pernah didudukinya.…

2 days ago

IPCC Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

Jakarta (Maritimnews) - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), anak usaha PT Pelindo Multi…

4 days ago

Kemenko Infra Kunjungi TPS, Tinjau Konektivitas Maritim dan Multimoda di Tanjung Perak

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menerima kunjungan kerja Balkis Kusumawati, Asisten Deputi…

4 days ago