Categories: sosial budayaTerbaru

APMI Bahas Sociopreneur dalam Simposium Kemaritiman PERHIMATEKMI

Asisten Bidang Geopolitik APMI, Dhini Sastroadmodjo dalam simposium Kemaritiman PERHIMATEKMI

MN, Surabaya – Assosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) sebagai organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang maritim mengulas soal sociopreneur bagi pemuda dalam Simposium Kemaritiman Perhimpunan Mahasiswa Teknologi Maritim Se-Indonesia (PERHIMATEKMI) di kampus Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Sabtu (23/9/17).

Simposium itu digelar dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional yang jatuh pada 23 September 2017 dan mengawali Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PERHIMATEKMI dalam menentukan program kerja ke depannya.

APMI yang diwakili oleh Asisten Bidang Geopolitik, Dhini Sastroadmodjo mengawali pembahasannya dari potensi maritim Indonesia dan perjalanan pilar visi Poros Maritim Dunia. Menurutnya, dalam mengawal visi tersebut, pemuda memiliki peran yang sangat besar khususnya dalam membangun ekonomi pesisir.

“Kita tawarkan konsep sociopreneur di bidang maritim untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Karena percuma jika kita memiliki potensi kelautan yang sangat besar namun tidak dikelola dengan baik maka tidak menghasilkan apa-apa,” ungkap Dhini.

Ia mencontohkan APMI telah memiliki pilot project di Tambak Lorok, Semarang terkait pengembangan sociopreneur. Produk masyarakat pesisir sekitar berupa hasil olahan makanan dari bandeng mengingat daerah Tambak Lorok banyak terdapat tambak bandeng.

Selain untuk menjadikan produk memiliki nilai lebih, sociopreneur juga bermanfaat untuk menjaga kearifan lokal masyarakat setempat. “Ini merupakan bentuk tanggung jawab moral kita dalam memperdayakan masyarakat pesisir,” ujar mahasiswi jurusan HI Universitas Nasional tersebut.

Mengutip pernyataan Soe Hok Gie, Dhini menyatakan untuk mencintai negeri ini maka kita harus mengenal negeri ini dan rakyatnya. Karena tidak mungkin membangkitkan suatu semangat kemaritiman hanya dengan slogan-slogan tanpa diiringi terjun langsung ke objeknya.

“Jadikan hidup kita sebagai anugrah untuk bangsa ini dan orang banyak,” pungkas Dhini.

Pembicara lain dalam simposium sesi pertama itu ialah Asdep IV bidang Pendidikan dan Pelatihan Kemenko Maritim TB Haeru Rahayu dan Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Bidang Agraria dan Kemaritiman Mahyudin Rumata. Simposium ini dihadiri oleh perwakilan universitas se-Indonesia yang terhimpun dalam PERHIMATEKMI.

 

(Adit/MN)

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

PINP dan Pelabuhan Kijing di Simpul Barat

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…

18 hours ago

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

3 days ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

3 days ago

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara resmi menyambut kehadiran layanan rute baru…

4 days ago

Memperkuat Stabilitas Fiskal Domestik dan Ketahanan Eksternal di tengah Dinamika Ekonomi Regional

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…

4 days ago

Budi Hartono Kembali jadi Ketum Kopkar TPK Koja Periode 2026 – 2029

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menggelar pemilihan Ketua Umum periode tahun 2026…

5 days ago