Personel Angkatan Laut
Di masa modern seperti saat ini, kekuatan armada tempur (dalam hal ini alutsista) suatu negara bisa menjadi tolak ukur kemampuan negara tersebut dalam menangani setiap potensi ancaman yang berbahaya bagi negaranya.
Namun kualitas sumber daya manusia (dalam hal ini tentara) juga tidak boleh diabaikan begitu saja. Secanggih apapun armada tempur yang dimiliki suatu negara, akan menjadi sia-sia apabila sumber daya manusia yang mengoperasikan tidak terlatih atau tidak mumpuni dalam pengoperasioannya ataupun dalam mendukung armada tersebut bertempur di laut lepas.
Dalam hal ini, Tiongkok masih menjadi raja di Laut Natuna Utara karena memiliki total 271.000 prajurit Angkatan Laut, yang terdri dari 235.000 prajurit angkatan laut (navy), 26.000 prajurit penerbang angkatan laut, serta 10.000 prajurit marinir.
Di tempat kedua ada Indonesia yang memiliki total 65.000 prajurit angkatan laut yang terdiri dari 44.000 personel angkatan laut, 20.000 prajurit marinir, dan 10.000 penerbang angkatan laut.
Tempat ke tiga hingga sepuluh diisi oleh Taiwan (41.000 personel), Vietnam (40.000 personel), Filipina (24.000 personel), Malaysia (17.000 peronel), dan Brunei Darussalam (1.000 personel).
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) resmi memberikan diskon tarif tiket kapal penumpang…
Jakarta (Maritimnews) - Peningkatan arus barang melalui pelabuhan, khususnya peti kemas yang dilayani oleh PT…
Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, Pelindo Group…
Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) untuk terus memperkuat kapasitas…
Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menunjukkan komitmennya mendukung kelancaran arus logistik internasional…
Jakarta (Maritimnews) - Melalui semangat Hari Raya Idul Adha, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berharap…