New Priok Container Terminal 1
MN, Jakarta – Pembangunan Container Terminal (CT) II pelabuhan Tanjung Priok yang berkapasitas 1,5 juta TEUs ditargetkan rampung pertengahan tahun 2019. Hal itu dikatakan Direktur Teknik dan Manajemen Risiko PT Pelabuhan Indonesia II/IPC, Dani Rusli Utama saat Media Port Visit di NPCT 1, Senin (05/2).
Menurut Dani, saat ini lahan reklamasi CT II dan CT III seluas 200 hektar masih proses pengerasan seperti menimbun lahan yang materinya berupa pasir dan lumpur laut. “Proses reklamasi, tahap pemadatan selanjutnya dapat dikerjakan tahap konstruksi,” jelasnya kepada Maritimnews.
CT II dan CT III memiliki kedalaman kolam mencapai minus 20 meter LWS yang dapat melayani kapal petikemas type post panamax kapasitas 14.000 – 15.000 TEUs dengan bobot di atas 150 ribu DWT.
Berbeda dengan NPCT 1 yang kerjasamanya dilakukan IPC bersama Mitsui, sedangkan CT II masih proses tender. Sebab CT II dan III bakal menjadi terminal full automatic. Dimana container crane dan stacking crane memakai sistem tercanggih, didukung headtruck tanpa pengemudi.
Karenanya, terang Dani, perusahaan yang ikut tender CT II dan CT III adalah mitra berpengalaman dibidang kepelabuhanan. Harus sangat pengalaman, kompeten, dan bermodal kuat. “Partner IPC dalam mengelola CT dua haruslah memenuhi kriteria tersebut, juga harus mampu mendatangkan pasar,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…