Categories: HLPelayaranTerbaru

Prioritas Keselamatan Pelayaran melalui Peningkatan Kompetensi Auditor ISM Code

Auditor ISM Code

MN, Bandung – Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut menyelenggarakan peningkatan kompetensi Auditor Internasional Safety Management (ISM) Code angkatan III diikuti perwakilan dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan serta Unit Pelaksana Teknis. Acara dilaksanakan selama tiga hari dimulai dari tanggal 7 – 9 Mei 2018 di Hotel Holiday Inn Bandung.

“Tujuannya untuk memenuhi amanah PM Nomor 45 Tahun 2012 tentang Manajemen Keselamatan Kapal, khususnya pasal 46 di mana auditor memiliki kompetensi di bidang manajemen keselamatan kapal, serta Peraturan Dirjen Perhubungan Laut Nomor: Hk.103/1/16/DJPL-16 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Audit Manajemen Keselamatan Kapal,” ujar Direktur Perkapalan dan Kepelautan Dwi Budi Sutrisno di Jakarta, Selasa (8/5).

Dwi Budi menegaskan, bahwa penerapan Sistem Manajemen Keselamatan sangat berpengaruh pada penyelenggaraan angkutan laut yang aman, lancar, nyaman, teratur, dan efisien. “Termasuk juga sangat tergantung pada kondisi kapal yang telah memenuhi persyaratan kelaiklautan kapal,” ujarnya.

Persyaratan tersebut diantaranya keselamatan kapal, pencegahan pencemaran dari kapal, pengawakan, pemuatan, kesehatan dan kesejahteraan awak kapal serta penumpang, status hukum kapal, manajemen keselamatan kapal, dan manajemen keamanan kapal sesuai dengan UU No. 17 tahun 2008 tentang Pelayaran, PP 51 tahunn 2002 tentang Perkapalan dan Permenhub No. PM 45 tahun 2012 tentang Manajemen Keselamatan Kapal.

“Semua kapal yang berlayar, diwajibkan memenuhi persyaratan kelaiklautan kapal, jika aspek kelaiklautan kapal tidak terpenuhi, maka terdapat kemungkinan akan berdampak terjadinya musibah bagi kapal dalam pelayarannya, tentunya hal ini sangat tidak diharapkan,” papar Dwi.

Untuk itu perlu upaya meningkatkan aspek kelaiklautan kapal, khususnya manajemen keselamatan kapal, untuk memastikan pengoperasian kapal dan manajemen perusahaan dalam pengelolaan kapalnya dapat berjalan dengan baik.

“Penegakan ketentuan di bidang manajemen keselamatan kapal merupakan prioritas utama karena seluruh elemen dalam Sistem Manajemen Keselamatan Kapal merupakan implementasi dari semua peraturan kelaiklautan kapal. Mereka tidak hanya memahami aturan kelaiklautan kapal namun juga yang memiliki integritas yang tinggi,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Terkendali

Jakarta (Maritimnews) - Aktivitas kunjungan kapal dan arus petikemas pasca Lebaran di lingkungan IPC TPK…

1 day ago

Langkah Transformasi Digital Pertamina Dinilai Positif

Jakarta (Maritimnews) - Mengacu hasil survey Lembaga riset strategis Citra Nasional Network (CNN) yang dirilis…

6 days ago

Periode Libur Sekolah 2026, PELNI Kasih Diskon 30%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) resmi memberikan diskon tarif tiket kapal penumpang…

6 days ago

Sampai April 2026, Arus Peti Kemas Ekspor di Pelindo Tumbuh 10%

Jakarta (Maritimnews) - Peningkatan arus barang melalui pelabuhan, khususnya peti kemas yang dilayani oleh PT…

1 week ago

Pelindo Group Makassar Memperingati Hari Lahir Pancasila

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, Pelindo Group…

1 week ago

Kepercayaan Industri Otomotif, Ekspor IPCC Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) untuk terus memperkuat kapasitas…

2 weeks ago