Mantan Komandan Kapal Perang AS Mengaku Bersalah Menewaskan 10 ABK

Mantan Komandan Kapal Perang AS Mengaku Bersalah Menewaskan 10 ABK

MN, Washington – Seperti dilansir dari portal news stripes dot com, Komandan USS John S. McCain mengaku bersalah dalam melakukan kelalaian tugasnya hingga menewaskan 10 ABK ketika bertabrakan dengan kapal tanker komersial tahun lalu di Selat Singapura 

Cmdr. Alfredo Sanchez tampak muram dan sedih selama di pengadilan militer khusus di Washington Navy Yard untuk tuduhan kriminal di bawah HukumPeradilan Militer. Sanchez mengaku bersalah dan dijatuhi hukuman surat teguran dan penyitaan $ 6.000.

Sanchez, yang telah menghabiskan lebih dari 20 tahun di militer, mengatakan dia akan pensiun sebagai bagian dari konsekuensi yang ada.

“Saya bertanggung jawab dan menerima konsekuensi semuanya,” kata Sanchez kepada pengadilan. “Saya bertanggung jawab penuh atas semua ini.”tambahnya.

Sanchez mengatakan dalam kebingungan, dia mengira kapal itu kehilangan kendali kemudi, padahal tidak. Ini, karena para kru tidak tahu bagaimana menggunakan sistem navigasi kapal McCain dengan benar.

“Itu menurut saya kegagalan menyeluruh untuk memahami bagaimana kontrol kesuluruhan kapal,” Cmdr. Charles Purnell, hakim Angkatan Laut yang memimpin pengadilan militer pada hari Jumat, mengatakan kepada Sanchez.

Sanchez mengatakan bahwa pengawasan dia yang kurang hingga terjadinya pada kecelakaan itu, dia seharusnya mengetahui bahwa awaknya sepenuhnya belum begitu paham dengan sistem kapal yang terbaru.

Sanchez juga menambahkan bahwa dia mengambil alih kapal ketika sudah terlambat. Di perairan gelap, para ABK Kapal McCain sudah terlanjur terjadi kecelekaan tersebut.

“Saya lalai telah menempatkan tanggung jawab nahkoda ke anak buah saya yang masih berusia 18 tahun” kata Sanchez yang menangis. “Itu adalah pekerjaanku, bukan para ABK” tambah Sanchez. (hsn)

 

Kerusakan Kapal USS John S. McCain Di Pelabuhan Changi Naval Base, Singapore. (photo: Joshua Fulton)
Husni Baroqah

“Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.”

Share
Published by
Husni Baroqah

Recent Posts

Kinerja Positif IPC TPK Hingga Agustus 2026, Tumbuh 8,37 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) kembali mencatatkan tren kinerja operasional yang positif…

6 hours ago

TPS Perkuat Komitmen ESG Melalui Konversi Kendaraan Operasional Berbasis Listrik

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmennya terhadap operasional pelabuhan yang…

1 day ago

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Oleh: Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Pelabuhan telah berkembang jauh melampaui sekadar pusat logistik.…

2 days ago

Pelindo Sosialisasikan Layanan Alat Pemindai Petikemas kepada Pelanggan

Surabaya (Maritimnews) – Pelindo menyelenggarakan rangkaian sosialisasi penerapan layanan tambahan berupa alat pemindai petikemas kepada…

3 days ago

Transisi Adil Bagi Pekerja yang Terotomatisasi di Sektor Pelabuhan

Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…

4 days ago

Program TJSL TEUs Bersinar TPK Koja, Perluas Akses Pendidikan Pelajar

Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…

5 days ago