Penjual ikan menata dagangannya di Pasar Arumbae, Ambon, Maluku, Kamis (31/7). Cuaca hujan dan ombak membuat pasokan ikan segar di Ambon berkurang, sehingga membuat harga ikan melonjak. ANTARAFOTO/Izaac Mulyawan/ss/nz/14
MN, Manado – Dampak cuaca buruk dan gelombang tinggi yang menghantam perairan Sitaro, penjual ikan kesulitan dapatkan stok ikan dari nelayan.
Seperti yang dikutip oleh Portal news Tribun Manado, hampir sebagian besar nelayan lokal di pulau Siau enggan melaut, sehingga penjual pun harus keliling dan membeli ikan di pulau lain.
Akibatnya, harga ikan yang mereka ambil cukup tinggi dibandingkan dengan harga yang mereka ambil pada nelayan lokal.
“Sebagai penjual tentunya sulit mendapatkan keuntungan jika sulit mendapatkan ikan dari nelayan,” kata Ratna, penjual di pasar tradisional, Sabtu (13/07/2018).
Bahkan kata dia, ketika mereka menaikan harga untuk mendapatkan keuntungan, tidak mungkin karena pembeli pasti sedikit.
“Jadinya memilih tidak menaikan harga ikan, jangan sampai tidak ada pembeli,” tambahnya.
Terpisah, Miranti salah satu pembeli bersyukur harga ikan belum beranjak naik, karena biasanya cuaca buruk seperti ini harga ikan melambung.
“Hanya sebagian ikan tidak dijumpai dijual, ini mungkin karena dampak cuaca bagi nelayan,” akhirnya.
Disampaikan, saat ini kondisi gelombang tinggi menghantam perairan kepulauan Sitaro dan Sekitarnya.
Jakarta (Maritimnews) - Bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dihimpun…
Jakarta (Maritimnews) - Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu mendukung program streamlining atau perampingan struktur…
Oleh: Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan initial…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…
Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…