Kegiatan bersih bersih Kanal Panampu
MN, Makassar – Program Padat Karya Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar Ditjen Perhubungan Laut bekerjasama dengan Lantamal VI Makassar menggelar aksi Bersih Kanal Panampu sepanjang 2,8 kilometer dari Al Markaz sampai Trashrack Panampu, Minggu (28/4).
Tujuan kegiatan untuk memberikan edukasi khususnya bagi masyarakat di sepanjang Kanal Panampu Makassar agar tidak membuang sampah ke Kanal. Aksi tersebut sekaligus sejalan visi pelabuhan Makassar yaitu Pelabuhan menuju zero-sampah pada tahun 2021.
Sebanyak 2.000 orang berpartisipasi yang terdiri dari masyarakat, wakil instansi dan pemangku kepentingan di pelabuhan Makassar serta taruna akademi pelayaran, termasuk warga di kecamatan Talo, Panampu, Ujung Tanah dan Bontowala.
Kepala Kantor OP Utama Makassar, Rahmatulah berharap kegiatan bersih-bersih bekerjasama dengan TNI AL dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah di Kanal, karena setiap hari sekitar 5 sampai 10 ton khususnya sampah plastik masih mengotori Kanal Panampu.
Adapun sampah plastik yang sering dibuang ke kanal Panampu, terang Rahmatulah, akan menuju ke laut dan menjadi perusak ekosistem di laut. Sebagai contoh beberapa ikan Paus mati, terdampar di beberapa pantai. Setelah dibedah, perut ikan Paus terdapat puluhan kilogram plastik.
Ditjen Hubla mengapresiasi partisipasi TNI AL dalam menyukseskan kegiatan ini, khususnya kepada Lantamal VI yang menyediakan ruangan dan instruktur pelatihan kepada Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) dari tanggal 24 – 27 April 2019 sebelum dilaksanakan aksi bersih Kanal Panampu.
(Bayu/MN)
Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…