Categories: PelabuhanTerbaru

Tumbuh, Throughput Petikemas Pelabuhan Teluk Bayur

Terminal petikemas pelabuhan Teluk Bayur

MN, Padang – Data IPC TPK anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II untuk arus petikemas di pelabuhan Teluk Bayur Sumatera Barat menunjukkan tren peningkatan. Sejak tahun 2015 – 2018, bongkar muat petikemas tumbuh rata-rata 7% per tahun.

Manager IPC TPK area Teluk Bayur, Kristianto Edi Sarjono menjelaskan, bahwa arus petikemas/throughput Terminal Petikemas pelabuhan Teluk Bayur pada annual report perusahaan sejak tahun 2012 – 2018 mengalami pertumbuhan walau tidak signifikan.

“Kami berupaya memprioritaskan pelanggan, agar mereka tetap tertarik menggunakan petikemas di pelabuhan Teluk Bayur, baik bongkar maupun muatan balik,” tutur Kristianto kepada Maritimnews di Padang, Jumat (24/5).

Kinerja bongkar muat petikemas IPC TPK Teluk Bayur terbilang produktif dengan fasilitas Gantry Luffing Crane, indikatornya didasari pencapaian box crane per hour (BCH) 22,5 standar Ditjen Perhubungan Laut sebesar 18, box ship per hour (BSH) 39,62 standar 24.

Kemudian didukung berth occupancy ratio (BOR) 60,5 serta mengacu pada yard occupancy ratio (YOR) yang masih dibawah 50 persen.

Catatan yang diterima Maritimnews menyebutkan throughput petikemas IPC TPK Teluk Bayur tahun 2015 sebesar 68.629 TEUs, tahun 2016 sebesar 73.162 TEUs, tahun 2017 sebesar 78.369 TEUs, dan pada tahun 2018 mencapai 84.859 TEUs.

Melayani kegiatan bongkar yang didominasi oleh consumer goods, dan kegiatan muat meliputi komoditi Semen, Karet, Cocoa, Coconut Milk (santan), Batu Perlit, serta Gambir.

“IPC TPK area Teluk Bayur mulai menangani Reefer Container sejak pertengahan bulan Mei 2019 untuk bongkar komoditi Ice Cream, tercatat mencapai 60 boks tanpa truck loosing. Kami juga menyiapkan area penumpukan didukung reefer plug,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

1 day ago

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

4 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

4 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

5 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

5 days ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 week ago