September 2019, Lhokseumawe Kembali Layani Kapal Petikemas

Pelabuhan Krueng Geukueh Lhokseumawe, Aceh

MN, Medan – Sempat terhenti di tahun 2017, pelabuhan Lhokseumawe Aceh kembali akan melayani kapal petikemas pada awal September 2019. Hal itu dikatakan GM PT Pelindo I Lhokseumawe, Budi Azmi terkait progres kegiatan bongkar muat di pelabuhan tersebut.

Menurut Budi Azmi, pihaknya telah menyiapkan fasilitas Harbour Mobile Crane (HMC) kapasitas 150 ton untuk kegiatan bongkar muat petikemas dengan CY seluas 2.000 m2 (Lini 1) dan 5.000 m2 (Lini 2), serta kedalaman kolam pelabuhan minus 9 LWS.

“PT Tempuran Emas Tbk akan mengoperasikan KM Segoro Mas di awal September 2019, sama seperti kapal petikemas yang lalu. Kabarnya rute Kuala Tanjung – Lhokseumawe – Malahayati atau Kuala Tanjung – Malahayati- Lhokseumawe,” jelas Budi kepada Maritimnews di Medan, Rabu (21/8).

Budi Azmi menegaskan, bahwa kini fasilitas pelabuhan Krueng Geukueh Lhokseumawe sudah siap melayani kapal petikemas. Selain HMC, kinerja bongkar muat juga didukung 1 (satu) unit mobile crane Terex kapasitas 45 ton dan reach stacker Kalmar kapasitas 45 ton.

“Terkait komoditi muatan balik dari pelabuhan Lhokseumawe masih terus dijajaki. Sedangkan kegiatan bongkar selain masih didominasi barang consumer goods untuk pangsa pasar di wilayah Aceh, termasuk ada bongkar Semen,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

6 hours ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

7 hours ago

Prestasi Penegakan Hukum Jangan Dibangun di Atas Kriminalisasi

oleh: Rizma Wulan Sari, SH, MH (Sekretaris Keluarga Besar Putra Putri Purnawirawan Hakim Indonesia/KB P3HI)…

16 hours ago

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

1 day ago

FSP BUMN Bersatu: Kasus 6 Karyawan PT APBS, Bentuk Kriminalisasi Kejaksaan

Surabaya (Maritimnews) - Tidak ada bukti selama persidangan adanya aliran Dana ke enam Karyawan PT…

1 day ago

Pilihan Prioritas Pembangunan Dry Port di Provinsi Jawa Tengah

oleh: Dr Dayan Hakim NS, Dosen Tetap Program MM Universitas Jayabaya Dry port (atau pelabuhan…

2 days ago