Categories: PelabuhanTerbaru

Debby Duakaju: Melihat Potensi KNP, Bungkutoko dan Jembatan Bahteramas

Debby Duakaju

MN, Kendari – Seiring hampir rampungnya pembangunan jembatan Bahteramas penghubung Kota Lama – Abeli setinggi 19 meter dari permukaan air di Teluk Kendari, mengharuskan PT Pelabuhan Indonesia IV untuk memindahkan kegiatan kepelabuhanan ke Terminal Kendari New Port (KNP) dan Bungkutoko.

Sebelumnya kegiatan kepelabuhanan baik bongkar muat petikemas maupun general cargo di pelabuhan Kendari dioperasikan di Terminal Nusantara Kota Lama, yang tidak jauh dari lokasi jembatan Bahteramas milik Pemprov Sulawesi Tenggara tersebut.

General Manager PT Pelindo IV Cabang Kendari, Debby Duakaju menjelaskan, potensi Terminal KNP dengan container yard seluas 5 hektar, dermaga sepanjang 300 meter, 2 CC, 4 RTG dan kedalaman -18 LWS, termasuk Bungkutoko akan ditopang jembatan Bahteramas sebagai akses bagi hinterland.

“Kami telah uji coba seluruh fasilitas termasuk gudang CFS, dan penerapan system digitalisasi seperti aplikasi Spinner dan VesP4, serta Inaportnet. Kami pun siap menerapkan system windows,” tutur Debby didampingi Manager Terminal dan Aneka Usaha, Achmad Subeki kepada Maritimnews di Kendari, Jumat (13/9).

Selain itu, keberadaan Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari menjadi salah satu alasan mengapa manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV juga mempersiapkan fasilitas 90 titik reefer pluggin dengan lapangan penumpukan seluas 1.360 meter persegi.

“Fasilitas reefer di KNP untuk kegiatan muat didominasi ikan, cumi dan udang ekspor, sedangkan bongkar adalah ice cream, coklat dan daging ayam,” ujarnya.

Kedepan direncanakan KNP bakal berdampingan dengan Kawasan Industri seluas 42 hektar yang akan mengintegrasikan seluruh kegiatan. Kini Pemkot Kendari tengah mempersiapkan Pulau Bungkutoko sebagai kawasan industri kepelabuhanan.

Akhirnya jembatan Bahteramas akan berdampak positif bagi pelabuhan Samudera Kendari, karena dapat menunjang kegiatan domestik dan ekspor impor di Terminal KNP dan Bungkutoko sebagai pintu masuk bagi komoditi dari dan ke luar kota Kendari serta Provinsi Sultra.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

2 days ago

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

5 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

6 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

6 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

7 days ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 week ago