Biaya TKBM Jadi Penentu Tarif Integrated Port

Pelabuhan Makassar

MN, Jakarta – Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) ikut jadi penentu keseragaman tarif pelayanan pola Integrated Port yang digadang-gadang Kementerian BUMN melalui PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), masalahnya biaya TKBM di beberapa pelabuhan utama di Indonesia masih bervariasi.

Upaya menyederhanakan pola operasional tertuang dalam Integrated Port Network terhadap 7 (tujuh) pelabuhan utama Indonesia yang disepakati bersama oleh PT Pelindo I, II, III, IV, salah satunya pasti bakal mengacu pada evaluasi biaya TKBM.

Hal tersebut diakui Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang yang menjelaskan, bahwa integrated port adalah perubahan pola multi operation yang disederhanakan menjadi single operation dari pemilik barang sampai ke konsumen.

Pola integrasi lebih dikenal sebutan port center logistic sebagai pola operasi lebih sederhana, dimana konsumen terintegrasi dengan produsen dalam satu siklus supplay change management atau end to end logistic menggeser pola door to door.

“Tahap awal penerapan pola integrated port network tetap akan menggunakan tarif masing-masing pelabuhan, tarif pelayanan akan standar setelah biaya TKBM dapat dievaluasi,” terang Farid Padang kepada Maritimnews di Jakarta, Senin (18/11).

Saat ini seluruh pendukung implementasi integrated port network, sebut saja Bappenas, Kemenko Bidang Perekonomian, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan termasuk TKBM, INSA, dan ahli profesional sedang dibahas di Kemenko Bidang Kemaritiman.

Farid menegaskan, bahwa added value atau value creation dari integrated port merupakan satu siklus operasional sehingga fungsi pelabuhan secara otomatis berubah dari sebelumnya bergerak di sisi internal, akan bertambah di sisi eksternal.

“Upaya mentransformasi pelabuhan dari non mekanisasi menjadi mekanisasi dan automission sangat tepat diterapkan dalam integrated port network untuk efisien biaya handling,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sudah merinci tujuh pelabuhan untuk dipersiapkan sebagai hub pelabuhan terintegrasi, yakni pelabuhan Kuala Tanjung/Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak, Kijing, Bitung, Makassar, dan Sorong.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

FSP BUMN Bersatu Berduka cita Atas Musibah Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Jakarta (Maritimnews) - Keluarga Besar Federasi Serikat Pekerja (FSP BUMN Bersatu) berdukacita atas kejadian tabrakan…

21 hours ago

Konsolidasi Kekuatan Nasional, ABUPI Perkuat Kolaborasi Jasa Kepelabuhanan

Jakarta (Maritimnews) - Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada…

3 days ago

Abu Dhabi Ports Group Lirik MNP

Makassar (Maritimnews) - Peluang kolaborasi internasional di sektor kepelabuhanan dan kawasan industri semakin terbuka setelah…

1 week ago

Bank Mandiri Siap Dukung Infrastruktur Pelindo di Indonesia Timur

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memperkuat sinergi…

1 week ago

Triwulan I 2026, IPC TPK Panjang Tumbuh 2,06%

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) area Panjang berhasil menjaga produktivitas…

1 week ago

Pelindo Konsisten Jaga Kelestarian Lingkungan Laut

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…

1 week ago