Categories: HLSDM MaritimTerbaru

PPAL: Butuh Perjuangan Menjadi Bangsa Maritim

FGD PPAL tentang SDM maritim unggul di Kantor PPAL, Jakarta Utara, Selasa (19/11).

MN, Jakarta – Sesuai Perpres No 16/2017 tentang KKI (Kebijakan Kelautan Indonesia), pembangunan SDM masuk dalam salah satu pilarnya. Demikian disampaikan oleh Persatuan Purnawirawan TNI AL (PPAL) Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi saat membuka Focus Group Discussion (FGD)  bertajuk ‘Mewujudkan SDM Unggul di Bidang Maritim untuk Terwujudnya Negara Maritim yang Maju, Mandiri, dan Kuat’ di kantor PPAL, kawasan Jakarta Utara, Selasa (19/11).

Ade menyebut berdasarkan data BPS tahun 2010 diketahui hanya satu persen penduduk yang berprofesi di laut, dari jumlah total penduduk Indonesia atau sekitar 2,5 juta penduduk. Sehingga upaya untuk mencapai negara maritim menjadi sulit.

Kendati demikian pihaknya optimis bahwa menuju negara maritim merupakan suatu keniscayaan. SDM maritim yang unggul menjadi kunci utama dalam upaya mewujudkan cita-cita tersebut.

“Untuk mencapai negara maritim kita butuh usaha yang luar biasa. Namun kita juga tidak bisa menafikan berdasarkan Pasal 25A UUD 1945 bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang artinya adalah negara maritim, karena sebagai fisik, negara maritim adalah negara yang dikelilingi lautan. Tapi apakah kita sebagai bangsa maritim, ini butuh perjuangan. Maka itu lewat FGD ini kita membangun asa mewujudkan SDM maritim yang unggul,” ungkapnya.

Memasuki periode kedua pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) ini dengan visi membangun SDM Unggul untuk Indonesia Maju, sambung Ade, PPAL ingin berkontribusi dalam merumuskan pembangunan SDM unggul di bidang maritim. Maka dari itu, tema FGD mencari formulasi untuk mewujudkan SDM maritim unggul yang menopang negara maritim.

FGD ini menghadirkan Ketua Umum INSA (Indoensian National Shipowners Association) Carmelita Hartoto sebagai pembicara. Selain itu ada Guru Besar IPB Prof Indrajaya dan Ahmad Murman dari Deputi Bidang Infrastruktur Kemenko Kemaritiman dan Investasi yang juga bertindak sebagai pembicara.

Laksda TNI (Purn) Surya Wiranto bertugas sebagai moderator dalam FGD ini. Beberapa perwakilan dari instansi kemaritiman seperti dari Ditjen Perhubungan Laut, Bakamla, TNI AL dan Mabes TNI turut hadir dalam diskusi tersebut. (Rey)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

3 days ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

3 days ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

3 days ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

4 days ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

5 days ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

5 days ago