
MN, Jakarta – Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Tanjung Priok menggelar Forum Kehumasan ke-3 Tahun 2019 bertema “SINERGI HUMAS PEMERINTAH DAN STAKEHOLDERS DALAM MEWUJUDKAN PELABUHAN TANJUNG PRIOK YANG SEHAT, TANPA NARKOBA” yang dilaksanakan di Hotel Best Western Mangga Dua, Jakarta, pada hari Kamis tanggal 14 November 2019.
Kepala OP Utama Tanjung Priok, Capt Hermanta menyatakan, bahwa pelabuhan merupakan pintu gerbang perekonomian sebagai tempat keluar dan masuk barang serta penumpang. Oleh karena itu, pelabuhan disinyalir dapat juga dipakai menjadi pintu masuknya narkoba melalui jalur laut.
“Melalui forum ini, pelabuhan Tanjung Priok harus terwujud menjadi pelabuhan yang bebas tanpa Narkoba. Untuk itu dibutuhkan upaya bersama, bersinergi antar instansi terkait di pelabuhan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN),” terang Capt Hermanta kepada Maritimnews usai acara Forum Kehumasan ke-3 di Jakarta, Kamis (14/11).
Hadir pada Forum Kehumasan tersebut, Deputi Bidang Pencegahan Badan Narkotika nasional (BNN), Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Pelindo II, Bagian Hukum dan Humas Ditjen Perhubungan Laut, Balai Besar Karantina Pertanian, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok, dan Asosiasi.
Untuk diketahui, penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya, merupakan suatu masalah Internasional maupun Nasional sangat kompleks yang dapat merusak dan mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara, serta melemahkan ketahanan nasional dan menghambat jalannya pembangunan.
(Bayu/MN)






