Brata Sugema
MN, Jakarta – Berdasarkan hasil laporan tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Tanjung Priok, ratusan kru kapal-kapal barang asal China yang akan sandar di pelabuhan internasional Tanjung Priok, terhitung sejak awal bulan Januari 2020 dipastikan tidak terdeteksi virus Corona.
Menurut Kabid Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi KKP Tanjung Priok, Brata Sugema, kegiatan pemeriksaan terkait virus tersebut menjadi prioritas utama. Sejak tanggal 1 – 26 Januari 2020 tercatat sebanyak 738 orang kru (35 kapal barang) dinyatakan aman dan bebas virus Corona.
“Proses pemeriksaan terhadap kapal barang yang datang dari China dilakukan diluar dam pelabuhan Tanjung Priok. Update sampai tanggal 26 Januari 2020 sebanyak 738 orang kru kapal telah kami periksa, hasilnya tidak terdeteksi,” jelas Brata kepada Maritimnews di Jakarta, Senin (27/1).
Brata Sugema menegaskan, bahwa selama ini pemeriksaan oleh tim KKP Tanjung Priok terhadap kru kapal internasional berlangsung secara rutin untuk mencegah virus. Termasuk mengantisipasi peredaran wabah penyakit dari virus Corona yang mematikan dan mampu menyebar secara global.
“Kami terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kru kapal barang asal China, antara lain mendeteksi suhu tubuh kru kapal apabila ada yang mencapai lebih dari 38 derajat celcius maka akan dikirim ke RSPI Sulianti Saroso guna penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…
Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…
Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…
Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…
Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…