Published On: Tue, Jan 26th, 2021

Dukung Kemajuan UMKM, HIPMI Buka Pasar ke Australia

Rama Datau (dok: Facebook).

Rama Datau (dok: Facebook).

MN, Jakarta – Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menjalin kerja sama dengan House of Indonesia Sydney. Kerja sama ini merupakan representasi dukungan untuk program pemerintah yang mulai membuka pasar ekspor bagi hasil produksi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Kerja sama lintas negara tersebut, diwujudkan dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) secara virtual antara HIPMI dengan House of Indonesia Sydney pada Senin (25/1).

House of Indonesia (HOI) sendiri merupakan sebuah entitas bisnis yang dikelola oleh diaspora Indonesia di Sydney, Australia, yang selama ini sudah aktif melakukan aktifitas impor produk-produk dari Indonesia dan di pasarkan di Negeri Kangguru.

Komunitas diaspora tersebut, telah mengimpor produk-produk tanah air selama lebih dari tiga puluh tahun dan telah berhasil memfasilitasi beberapa perusahaan Indonesia termasuk beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk masuk ke pasar Australia.

Ketua BPP HIPMI Bidang Perdagangan Perindustrian dan ESDM, Rama Datau, menyatakan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk membuka akses pasar di Australia untuk produk-produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM.

“Produk-produk tersebut nantinya sebelum bisa di ekspor tentunya akan melalui proses kurasi terlebih dahulu yang akan di lakukan oleh kedua belah pihak, yaitu Hipmi dan House of Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rama Datau mengungkapkan bahwa HIPMI mengambil langkah aktif untuk menggandeng Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di beberapa negara dan juga diaspora, salah satunya adalah House of Indonesia yang berada di Sydney Australia.

“Salah satu tantangan pelaku UMKM untuk bisa masuk di pasar internasional adalah kemampuan pelaku UMKM untuk memproduksi suatu produk yang bukan hanya baik dari sisi kualitas, tetapi juga sampai kepada cara pengemasan, konsistensi dari kualitas produk, dan tentunya adalah soal harga,” lanjutnya.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan (Kemdag), Kasan, memberikan apresiasi terhadap kerja sama ini dan mengharapkan HIPMI dapat berperan lebih luas dalam mendorong anggotanya untuk menjadi eksportir, mengingat angka ekspor UMKM Indonesia yang masih relatif kecil.

Sementara itu, Konjen RI di Sydney, Heru Subolo, menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman antara HIPMI dengan House of Indonesia. Heru merasa nota kesepahaman ini sebagai bagian upaya peningkatan ekspor produk Indonesia dan mengambil manfaat optimal dari Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA CEPA).

Lebih jauh, Heru juga menggarisbawahi beberapa enabling environment terkait upaya diatas antara lain, nota kesepahaman kerja sama sister state/province antara DKI-NSW, Jawa Tengah-Queensland, Jawa Barat-South Australia, serta sister city antara Semarang-Brisbane dan Makassar-Gold Coast.

“Tidak kalah pentingnya, keberadaan pebisnis diaspora Indonesia di Sydney dalam menggenjot ekspor produk UMKM, serta keberadaan bisnis restoran Indonesia sebagai jendela produk Indonesia, khususnya dalam hal industri makanan minuman,” pungkasnya.

About the Author

- Redaktur

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com