Categories: PelabuhanTerbaru

SP TKBM: Tolak Upaya Pelemahan Koperasi TKBM Indonesia

Pelabuhan Tanjung Priok (foto: okezone.com)

MN, Jakarta – Peran Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di pelabuhan semakin menarik, mengacu pada hasil Rakornasus Koperasi TKBM seluruh Indonesia pada tanggal 16-17 Desember 2021 yang menghasilkan beberapa Petisi, antara lain menolak pencabutan SKB 2 Dirjen 1 Deputi Tahun 2011, menolak diterbitkannya Peraturan Presiden mengenai pengalihan pengelolaan TKBM kepada BUP dan PBM, serta menolak hasil kajian Starnas KPK.

Sekum Serikat Pekerja (SP) TKBM Indonesia, Syukur Al Bantani menjelaskan, bahwa keputusan dari Rakornasus Koperasi TKBM Pelabuhan se Indonesia tahun 2021 yang menghasilkan 8 (delapan) pernyataan menolak upaya pelemahan peran Koperasi TKBM merupakan keputusan bersama untuk mempertahankan eksistensi Koperasi sebagai pengelola TKBM di pelabuhan, termasuk pelabuhan Tanjung Priok.

“Kami juga menolak pelemahan terhadap TKBM dengan tidak disebut sebagai stakeholder pelabuhan, apalagi adanya pernyataan Starnas KPK yang tidak tepat bahwa TKBM penyebab dwelling time, high cost logistic, dan penghambat produktivitas pelabuhan Tanjung Priok atau di pelabuhan lainnya di Indonesia,” jelas Syukur Al Bantani kepada Maritimnews di Jakarta, Jumat (24/12).

Syukur menegaskan, berdasarkan data yang mereka terima terkait stakeholder dalam ekosistem pelabuhan bahwa TKBM tidak tercatat sebagai stakeholders. Data Stakeholder Dalam Ekosistem Pelabuhan tersebut hanya mencatat sekaligus menggambarkan nama Government, Finansial Institution+Insurance, Importer, Freight Forwarder, Association, Port Operator, Inland Transportation Depo, dan Shipping Line.

“Apabila upaya kami ini tidak didengar oleh Pemerintah, maka kami akan mencoba mogok kerja sebagai suatu cara agar suara para TKBM selaku rakyat kecil dapat diperhatikan oleh Pemerintah Republik Indonesia dan sesuai UUD yang berlaku,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

21 hours ago

Dukung Asta Cita dan SDGs, IPC TPK Perkuat Kebersihan Palembang

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…

2 days ago

IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional bersama The North Green Movement

Jakarta (Maritimnews) - Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai…

2 days ago

IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real Time kepada Bappenas RI

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan lapangan dari Badan Perencanaan Pembangunan…

2 days ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi dikondisi Karhutla

Pontianak (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026…

2 days ago

Proses Transisi Operasional, TPK Koja Apresiasi Trucking

Jakarta (Maritimnews) - Terminal Petikemas (TPK) Koja mengapresiasi kesabaran para pengemudi truk dan seluruh pengguna…

3 days ago