Categories: HankamTerbaru

Mayjen TNI Mar Widodo Dwi Putranto Resmi Jabat Dankormar

 

Dok Foto: Dispenal

 

Jakarta (Maritimnews)— Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono memimpin Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Korps Marinir (Dankormar) dari Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono kepada Mayor Jenderal TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto di Mako Korps Marinir Jl. Prajurit KKO Usman dan Harun No. 40 Kwitang Jakarta Pusat, Senin (7/02).

Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto yang merupakan alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-XXXIII/tahun 1988 ini sebelumnya menjabat sebagai Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal. Sedangkan untuk Mayjen TNI (Mar) Suhartono terhitung sejak tanggal 2 Februari 2022 telah menjabat sebagai Dankodiklatal.

Mayjen TNI Widodo Dwi Purwanto menjadi Komandan Korps Marinir ke-24. Pria kelahiran Malang tepatnya 26 Juni 1965 ini adalah suami dari dr. Sri Widayati Avianti dan ayah dari Irfan Bayu Widodo. Hingga saat ini berbagai tanda jasa telah diperolehnya antara lain Satya Lencana Kesetiaan VIII, XVI, XXIV, Satya Lencana GOM VII, Satya Lencana Dharma Nusa dan Satya Lencana Kebaktian Sosial.

Pelaksanaan Upacara Sertijab Dankormar diisi dengan acara pokok yakni pembacaan Surat Keputusan Panglima TNI, pengambilan Sumpah Jabatan, penyerahan Pataka dari pejabat lama kepada Kasal, penanggalan dan penyematan tanda pangkat, tanda jabatan dan penyerahan tongkat komando, penyerahan Pataka dari Kasal kepada pejabat baru, penandatanganan Pakta Integritas dan BA Serah Terima Jabatan serta laporan resmi Serah Terima Jabatan.

Kasal kepada para wartawan yang hadir menerangkan bahwa sejarah membuktikan Korps Marinir terbukti memiliki loyalitas yang tinggi tegak lurus sesuai komando.

Selanjutnya Laksamana Yudo menjelaskan sejak tahun 2019 sesuai dengan Perpres Nomor 66, Korps Marinir telah berfungsi sebagai Kotama Ops dan Kotama Bin. Sebagai Kotama Ops, Korps Marinir berada di bawah Panglima TNI yang bertugas menjalankan operasi amfibi, operasi pertahanan pantai dan juga melaksanakan pengamanan pulau terluar dalam rangka OMP maupun OMSP.

Sedangkan sebagai Kotama Bin, Korps Marinir berada di bawah Kasal yang memiliki fungsi pembinaan kekuatan dan operasional satuan marinir dan juga melaksanakan pembinaan  potensi maritim dalam rangka pertahanan keamanan matra laut.

Lebih jauh Kasal menyampaikan konsekuensi dari tugas yang dibebankan Korps Marinir baik sebagai Kotama Ops maupun Kotama Bin adalah Marinir harus besar dan memiliki kesiapsiagaan yang tinggi didukung peralatan tempur yang canggih.

“Sehingga ke depan Marinir harus besar, Marinir juga harus memiliki kesiapsiagaan yang tinggi dan juga peralatan tempur yang canggih dalam rangka mendukung tugas operasional maupun tugas-tugas pembinaan ke depan,” ujarnya.

“Sehingga ke depan prajurit maupun alusista harus profesional modern dan tentunya ini untuk mendukung tugas-tugas negara, untuk melaksanakan penegakan kedaulatan negara,” pungkas Kasal.

Usai Upacara Sertijab dilaksanakan Acara Tradisi Pelepasan dan Penyambutan Dankormar yang diisi acara taklimat akhir diikuti pelepasan pejabat yang lama dan acara penyambutan pejabat baru yang diikuti taklimat awal. (*)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

1 day ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

2 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

2 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

3 days ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

4 days ago

Pelindo Perkuat Sinergitas Optimalisasi Terminal Kijing, Akses Jalan jadi Prioritas

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…

6 days ago