
MN, Bengkulu – Grand opening fasilitas pabrik Crude Palm Kernel Oil (CPKO) dan Pra Kawasan Industri di Pelabuhan Pulau Baai yang berada di area strategis di kawasan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu telah diresmikan oleh Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.M.A, pada hari Jumat (1/4).
Peresmian pabrik pengolahan Kelapa Sawit atau CPKO seluas 6 (enam) hektar dan Pra Kawasan Industri di pelabuhan Pulau Baai tersebut merupakan bukti keseriusan Gubernur Bengkulu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan investasi di wilayah Provinsi Bengkulu.
Kegiatan grand opening dilakukan dengan menandatangani Prasasti pada hari Jumat tanggal 1 April 2022 di halaman PT Agro Mega Perkasa yang dihadiri GM Pelindo Regional 2 Bengkulu, Hadi Nurmayadi, pengurus Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), Walikota Bengkulu, Helmi Hasan, S.E beserta jajaran, instansi terkait dan para pimpinan perusahaan serta calon investor.
Menurut Gubernur Bengkulu, grand opening ini adalah langkah awal guna pengembangan di kawasan pelabuhan Pulau Baai menjadi kawasan industri di wilayah Provinsi Bengkulu yang tidak terlepas dari peran seluruh instansi dan jajaran terkait di Provinsi dan Kota Bengkulu, dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan investasi melalui kawasan maritim.
Beroperasinya PT Agro Mega Perkasa menunjukkan, bahwa pelabuhan Pulau Baa merupakan salah satu kawasan strategis untuk berinvestasi dan menjadi gambaran bagi para investor lokal maupun asing yang masih ragu melakukan investasi, khususnya di kawasan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu.
Sedangkan Kawasan Industri Pelabuhan Pulau Baai terletak di lokasi yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia sangat strategis bagi pelaku usaha menjangkau pasar Internasional. Tentu adanya dukungan akses transportasi laut dan darat di area Pelabuhan Pulau Baai dapat diperhitungkan sebagai salah satu pilihan bagi para investor menanamkan modalnya untuk berinvestasi di kawasan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu.
Apalagi ditambah dukungan energi listrik dari PLTU yang berada di wilayah yang sama, tentunya kawasan industri Pulau Baai dapat menjadi pilihan guna melakukan pengembangan dan ekspansi bisnis bagi para investor.
Selain itu, dengan adanya kawasan industri Pelabuhan Pulau Baai dapat meningkatkan ketersediaan lapangan pekerjaan bagi putra dan putri daerah, serta membuka peluang usaha, dan akan memiliki multi efek bagi perekonomian di wilayah Provinsi Bengkulu.
(Bayu/MN)






