Categories: TerbaruTNI AL

Jelang Latgabma Super Garuda Shield, TNI AL Terus Berbenah Persiapkan Diri

 

Dok Foto: Dispenal.

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka menyukseskan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2022, Tim Aju yang terdiri dari Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Dinas Informasi dan Pengolahan Data Angkatan Laut (Disinfolahtal), Satuan Komunikasi dan Elektronika (Satkomlek) TNI serta Dinas Komunikasi dan Elektronika Angkatan Laut (Diskomlekal), Jum’at, (29/07) tiba di Dermaga Roro, Dabo Singkep, Kepulauan Riau, setelah melalui pelayaran selama dua hari menggunakan KRI Teluk Celukan Bawang (TCB)-532.

KRI TCB jajaran Satfib Koarmada I yang dikomandani Mayor Laut (P) Arif Priwadi Wibowo selain membawa pasukan, juga mengangkut logistik latihan dan kendaraan operasional yang dimuat dari Jakarta untuk memaksimalkan pelaksanaan kegiatan latihan dengan tentara negara sahabat yang puncaknya akan berlangsung pada tanggal 4 Agustus 2022.

Kasubdisprodpen Dispenal Kolonel Laut (P) Fajar Tri Rohadi di sela-sela kegiatan menyampaikan kepada tim pendukung harus bisa menyamakan persepsi serta paham betul akan tugas dan fungsinya masing-masing, dan setiap bagian yakinkan semua peralatan berfungsi dengan baik. Demikian juga jaringan yang digelar agar tim Diskomlekal maupun Disinfolahtal memberikan dukungan terbaik berupa akses internet, sehingga proses komunikasi dan pengiriman data terlaksana dengan baik dan maksimal.

Super Garuda Shield yang juga melibatkan personel militer dari Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan Singapura merupakan latihan bersama tahunan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Komando Indo-Pasifik AS (INDOPACOM), yang dirancang untuk memperkuat interoperabilitas, asah kemampuan, rasa saling percaya, dan kerja sama yang telah dibangun dari pengalaman bersama kedua negara selama beberapa dekade.

Latihan bersama antara Indonesia dengan negara sahabat ini terlaksana dalam rangka meningkatkan profesionalisme, mempererat hubungan kerja sama, dan secara eksternal memiliki tujuan untuk meningkatkan peran diplomasi TNI AL sesuai dengan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono.

Sinkronisasi Taifib dan US MEU

Sementara itu, guna meningkatkan naluri tempur personel, serta menguji kesiapan operasional materil serta kerja sama yang baik dalam Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2022 (SGS 2022), Tim Intai Amfibi (Taifib) Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama US MEU SOC (Marines Expeditionary Unit – Special Operation Capable) melaksanakan Sinkronisasi Teknik dan Taktik dengan yang dilaksanakan di Batalyon 10 Marinir/BS, Setoko, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (30/07).

Kegiatan ini merupakan hari pertama rangkaian Latgabma SGS 2022 untuk pasukan Marinir TNI AL bersama USMC (Korps Marinir Amerika Serikat) di Batam setelah sebelumnya malam tadi, 25 personel US RECON tiba di Bandara Hang Nadim Batam dengan menggunakan 2 pesawat Lockheed Martin KC 130J Super Hercules di bawah pimpinan Capt Josh Cuyler.

Di mana sinkronisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan membagi tim Taifib dengan US Recon, sharing ilmu dan taktik peperangan, kesempatan yang baik bagi prajurit TNI untuk memperluas koneksi, berbagi ilmu dan berani berkomunikasi serta untuk menjalin hubungan bilateral Indonesia – Amerika agar pada pelaksanaan Latgabma nanti terjalin sinergritas dan kerja sama yang baik antar kedua belah pihak.

Agenda hari pertama pelaksanaan sinkronisasi yakni melaksanakan perkenalan personel prajurit dari US Recon dengan tim Alfa dan Bravo Taifib kemudian dilanjutkan pembagian tim Alfa Bravo, penyamaan teori hidrografi, penyamaan taktik renang rintis dan manuver taktis dan sinkronisasi Alat Komunikasi (Alkom) untuk mendukung kegiatan operasi pendaratan amfibi yang akan dilaksanakan pada 3-4 Agustus 2022.

Kegiatan ini selaras dengan perintah harian Kasal Laksamana TNI Yudho Margono tentang meningkatkan kesiapan dan kesiapsiagaan Sistem Senjata Armada Terpadu yang memiliki daya gerak dan daya gempur yang tinggi. Kegiatan drill dan simulasi ini juga merupakan prosedur utama yang harus dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel maupun material sebelum melaksanakan latihan.

Latihan yang merupakan tingkatan teknis dan taktis ini rencananya pada Minggu (31/07/2022) akan ditinjau oleh Komandan Gugus Tempur Laksamana Pertama H. Krisno Utomo sekaligus untuk berinteraksi langsung dengan personel dari Taifib Marinir maupun US Recon. (*)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Konsisten Jaga Kelestarian Lingkungan Laut

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…

4 hours ago

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

3 days ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

4 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

4 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

5 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

6 days ago