Tim Bank Indonesia Kunjungi KSOP Jayapura, Bahas Potensi Usaha Jasa Sektor Kepelabuhanan & Tol Laut Papua

KSOP Jayapura saat menerima Tim Bank Indonesia

MN, Jayapura – Tim Bank Indonesia melakukan kunjungan kerja ke UPT Ditjen Hubla Kemenhub terkait partisipasi Syahbandar dalam pelaksanaan kegiatan Liaison 2021. Kunjungan Tim Bank Indonesia tersebut bertujuan mewawancarai pihak KSOP Kelas IV Jayapura mengenai prospek kondisi dan potensi Usaha Sektor Angkutan Laut tahun 2022 di Papua.

“Adapun hasil dari kunjungan Tim BI akan menjadi informasi yang diperlukan sebagai masukan dalam perumusan kebijakan,” jelas Asisten Direktur Tim Implementasi Kebijakan Daerah Provinsi Papua, Darmawan Tohap B Hutabarat selaku Ketua Tim BI didampingi Plt Kepala KSOP Jayapura, Willem Thobias Fofid di Jayapura, Rabu (3/8).

Willem Thobias Fofid menyampaikan beberapa informasi data terbaru bagi Tim Bank Indonesia, diantaranya pemaparan tentang usaha jasa terkait kepelabuhanan, Tol Laut Papua, kegiatan pendampingan bagi pelaku usaha, pendampingan dan sosialisasi keselamatan pelayaran, serta informasi kegiatan operasional pelabuhan beberapa wilayah di Kabupaten Yahukimo.

Termasuk pemaparan wilayah kerja KSOP Jayapura yang sesuai PM 76 Tahun 2018 terbagi menjadi 4 wilker, yaitu Pelabuhan Jayapura, Pelabuhan Holtekamp, Pelabuhan Depapre dan Pelabuhan Demta.

Khusus usaha jasa terkait kepelabuhanan di pelabuhan Jayapura, terdapat 8 jenis usaha jasa kepelabuhanan yang kini sudah berjalan dari 14 jenis usaha jasa kepelabuhanan yang ada di Indonesia.

Sedangkan usaha jasa terkait kepelabuhan yang terdapat di Jayapura tercatat sebanyak 9 Perusahaan Pelayaran, 1 Perusahaan Keagenan Kapal, 9 Perusahaan Bongkar Muat, 31 Perusahaan Jasa Transportasi, 1 Perusahaan Tally Mandiri, 2 Terminal Khusus/Tersus dan 1 Terminal Untuk Kepentingan Sendiri/TUKS dan 2 Koperasi TKBM yang berada di pelabuhan Jayapura dan pelabuhan Depapre.

Sementara untuk pengembangan pendirian usaha jasa Depo Peti Kemas dan Pengelolaan Terminal Peti Kemas masih berproses, dimana jumlah usaha jasa terkait kepelabuhanan sampai pada Juli tahun 2022 telah mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2021.

KSOP Jayapura pendampingan kegiatan operasional kepelabuhanan dan sosialisasi keselamatan keamanan pelayaran di Kabupaten Yahukimo yang diterima oleh Bupati Yahukimo

Willem menerangkan, saat ini terdapat penambahan regulasi dalam syarat pengelolaan usaha jasa terkait angkutan di perairan, sektor kepelabuhanan dan bisnis pelayaran di wilayah kerja KSOP Jayapura, yakni menerapkan Inpres Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat serta Implementasi UU Otonomi Khusus Papua yang mengedepankan kontekstual hadirnya Orang Asli Papua dalam penyelenggaraan Business Shipping.

Selain itu diharapkan memiliki implikasi terhadap efektivitas program pembangunan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Swasta, CSO serta masyarakat khususnya Orang Asli Papua (OAP).

Kemudian paparan untuk penyelenggaraan Layanan Tol Laut, lanjut Willem, program Tol Laut meningkat menjadi 12 Trayek yang khusus melayani wilayah Papua dan Papua Barat dari total 34 Trayek di seluruh Indonesia pada tahun 2022.

Adapun layanan Tol Laut di Papua dan Papua Barat menyinggahi 30 Pelabuhan singgah dan 7 (tujuh) pelabuhan pangkal dengan model pengembangan sebagai Pelabuhan Hub, yaitu Pelabuhan Merauke. Termasuk juga pengembangan Pelabuhan Depapre di Kabupaten Jayapura sebagai Hub di utara Papua.

Tim ahli KSOP Jayapura Jan Imbiri bersama Ketua APS Laus Rumayom dan Kadishub Kab Yakuhimo

Hadir dalam diskusi itu, tim kegiatan Liaison 2022, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Asisten Direktur Tim Implementasi Kebijakan Daerah Provinsi Papua, Darmawan Tohap B Hutabarat, Manajer Fungsi Data Statistik dan Ekonomi Keuangan Provinsi Papua, Rivky Rasyid serta Asisten Manajer Fungsi Data Statistik dan EKonomi Keuangan Provinsi Papua, Angga N Pradana

Dari tim KSOP Kelas II Jayapura yang mendampingi Plt Kepala KSOP Kelas II Jayapura antara lain, Kasubag TU Theresia Londong, PH. Kasi SHK Daniel Ronsumbre, Tim Ahli Penyusun Rencana Induk Pelabuhan Semuel Yabes Nenobais, Ketua Tim Pemaduan Piethein Manuaron, Tim Teknis Usaha Jasa Terkait Jan Imbiri, Pembina TKBM Markus Uruwatuw dan Marine Inspector Capt Ghersom Picanusa.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Hewan Qurban 1447 H/2026 M

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok melaksanakan penyerahan Bantuan Program…

4 hours ago

Dirut Pelindo Hadiri Penyerahan Kurban Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan total 35 ekor sapi kurban…

4 hours ago

Dukung Fiskal Nasional, SPTP Catat Kontribusi Rp1,73 Triliun

Surabaya (Maritimnews) Sepanjang tahun 2025, PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mencatat kontribusi kepada negara mencapai…

4 hours ago

Jelang Idul Adha 2026, Livestock SPMT Tumbuh sebesar 6,7%

Medan (Maritimnews) - Optimalisasi layanan di seluruh pelabuhan, Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT) Group berkomitmen…

21 hours ago

Tingkatkan Daya Saing, IPC TPK Panjang Punya QCC Post Panamax

Bandar Lampung (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan daya saing sekaligus penguatan infrastruktur bongkar muat, IPC…

3 days ago

Pengembangan Pelabuhan Korido Dapat Dukungan Penuh Pemprov Papua

Korido (Maritimnews) - Dalam rangka memperkuat konektivitas wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP) dan…

5 days ago