Pancaran Potensi Pertumbuhan Komoditi CPO di Tanah Minang

Branch Manager PT PTP Teluk Bayur, Fauzi

Jakarta (Maritimnews) – Eksistensi Teluk Bayur sebagai Pelabuhan kebanggaan Sumatera Barat semakin terbukti seiring geliat kegiatan bongkar muat Curah Cair dan Curah Kering, diantaranya komoditi Crude Palm Oil (CPO). Untuk kegiatan B/M pada tahun 2022 tercatat sebesar 5.321.071 ton, dimana 3.036.504 ton merupakan CPO dan turunannya yang ditangani oleh PT PTP Cabang Teluk Bayur.

Branch Manager PTP Teluk Bayur, Fauzi mengatakan, masih terdapat potensi penambahan throughput CPO di wilayah operasionalnya, jika dilakukan program pengembangan fasilitas melalui penambahan area baru untuk pembangunan tangki CPO di area terpilih di pelabuhan tersebut, yang diperkirakan akan menampung kapasitas sebanyak 120.000 sampai dengan 150.000 ton per-tahun dikisaran lahan seluas 7.600 M2.

“Kami berkeyakinan dengan memiliki lahan tambahan untuk tangki timbun CPO bakal mampu meningkatkan produktivitas throughput PTP di pelabuhan Teluk Bayur, ada beberapa mitra potensial yang berminat melakukan kerjasama untuk pelayanan pemanfaatan fasilitas tangki tersebut,” jelas Fauzi kepada Maritimnews, Kamis (13/7).

Peningkatan throughput PTP Pelabuhan Teluk Bayur pada tahun 2022 didukung total ship call/kunjungan kapal Curah Cair (CPO) sebanyak 275 call dengan rincian, Ocean Going 151 call (export dengan rata rata tujuan India dan Bangladesh). Sedangkan kapal Domestik tercatat 124 call (rata rata kegiatan bongkar asal Bengkulu).

Digitalisasi

Terkait program digitalisasi pelayanan di area PTP Teluk Bayur, terang Fauzi, saat ini pihaknya menerapkan sistem digital melalui Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOS-M) untuk seluruh kegiatan bongkar muat pada Terminal Non Petikemas serta diawasi 24 jam oleh CCTV melalui Control Tower (Integrated Planning & Control).

“Termasuk fasilitas modern untuk kendaraan truk saat proses keluar dan masuk yang wajib melewati Gate yang sudah dilengkapi dengan Barrier dan Gate Electric,” pungkasnya.

Ditempat terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Pelabuhan Tanjung Priok, Finan Syaifullah menambahkan, bahwa PTP saat ini tengah berfokus dalam meningkatkan pelayanan bagi para pelaku usaha non petikemas, sebagai komitment perusahaan untuk menjadi operator terminal non petikemas yang dapat diandalkan dan menjadi pilihan pelanggan, baik itu kegiatan Ocean Going maupun Domestik.

(Bayu Jagadsea/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Mahasiswa India Kunjungi IPC TPK, Destinasi Studi Banding

Jakarta (Maritimnews) – Berbekal semangat mewujudkan Operational Excellence, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus mengukuhkan…

11 hours ago

Mengintip Dapur Pelabuhan! Peserta MAGENTA Tur Eksklusif di IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyambut kunjungan 46 peserta program Magang Generasi…

20 hours ago

Pelindo Pangkas Entitas, Model Pengelolaan jadi Active Management

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memutuskan…

24 hours ago

TPS dan PSL Hadirkan Dua Unit Container Scanner

Surabaya (Maritimnews) - Komitmen PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) dan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS)…

2 days ago

Sambut Pelindo Day, Makassar Gelar Turnamen Padel

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka menyambut Pelindo Day, yang diperingati setiap 1 Oktober, PT Pelindo…

3 days ago

Survey IDM: 89,3% Pengguna Puas, Layanan Pelindo Dinilai Cepat, Andal, dan Berorientasi Pelanggan

Selamat Hari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) tanggal 1 Oktober 2026 untuk usia kelima tahun. Terus…

3 days ago