Kegiatan bongkar muat cargo Shorebase oleh PTP
Jakarta (Maritimnews) – Sejak tahun 2019, PT Pelabuhan Tanjung Priok atau PTP Nonpetikemas intens menangani cargo Shorebase berbagai klien baik domestik dan internasional. Layanan bongkar muat oleh PTP mendukung bisnis Up Stream Hulu Migas, antara lain dari Harbour Energy (Inggris), Mubadala Energy (Abu Dhabi), HCML (China & Australia), Conrad Energy (Singapura) dan Medco energy (Swasta National).
Direktur Utama PT PTP, Indra Hidayat Sani menjelaskan, pihaknya semakin intens menangani layanan bongkar muat cargo pendukung Shorebase untuk kegiatan Up Stream Hulu Migas di Jakarta, Lhoksumawe Aceh, dan Banyuwangi Jawa Timur.
“Kami terus membuka peluang kerjasama, PTP Nonpetikemas berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan keselamatan dan ketepatan waktu dalam setiap proses kegiatannya,” jelas Indra Sani di Jakarta, Rabu (14/08).
Shorebase sendiri adalah fasilitas pusat kegiatan logistik di pinggir laut yang umumnya terletak di area lini-1 dan lini-2 pelabuhan, dirancang dan dioperasikan untuk mendukung kegiatan logistik industri hulu minyak dan gas bumi, termasuk eksplorasi, pengeboran, proyek konstruksi, dan kegiatan produksi lepas pantai.
Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami menambahkan, bahwa PTP Nonpetikemas terus melakukan proses transformasi dan standarisasi operasional dan komersial di seluruh Cabang PTP Nonpetikemas dengan mengacu pada 6 pilar transformasi, yakni Proses, SDM, Teknologi, Peralatan, Infrastruktur & HSSE.
(Bayu Jagadsea/MN)
Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…