Kapal pengangkut LPG di pelabuhan Muara Sabak Jambi
Muara Sabak (Maritimnews) – PT Pelabuhan Tanjung Priok atau PTP Non Petikemas Cabang Jambi menjalin kerja sama bisnis menangani bongkar muat LPG (Liquefied Petroleum Gas) di Kawasan Pelabuhan Muara Sabak sejak November 2024 dengan PT Kimia Yasa.
Proses bongkar muat LPG dilakukan dengan pola operasi pipanisasi yang langsung ke tangki untuk memudahkan distribusi dan penyimpanan.
Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmad Toto di Jakarta, Senin (10/03) menjelaskan, bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendukung kelancaran distribusi LPG di wilayah Jambi. Sekaligus diharapkan dapat memperkuat infrastruktur logistik di wilayah tersebut, khususnya sektor LPG.
Sementara Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Jambi, Romi Hasbeni, menambahkan, bahwa penanganan curah cair LPG berpotensi menghasilkan produksi throughput sebesar 36.000 ton per tahun, dimana sebelumnya belum terdapat layanan pipanisasi di Pelabuhan Muara Sabak.
“Sejak Januari 2025, total throughput dari kegiatan pipanisasi LPG ini telah mencapai 5.870 ton dengan rata-rata per bulan sekitar 1.468 ton,” pungkasnya.
(Bayu Jagadsea/MN)
Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…
Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…
Oleh: Capt Ahmad Irfan, MSc (MICS) ex IIC KNKT KM. Senopati Nusantara, KM Tristar, KM…
Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…
Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…
Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…