Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menorehkan sejarah baru dalam kinerja operasionalnya. Dimana untuk tahun 2025, total throughput tercatat mencapai 3.597.487 TEUs, jumlah tersebut tumbuh 13,2% dibandingkan arus peti kemas tahun 2024 yang sebesar 3.177.939 TEUs.
Corporate Secretary IPC Terminal Petikemas, Pramestie Wulandary menerangkan, bahwa angka 3,6 Juta TEUs menjadi pencapaian throughput tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, sekaligus menegaskan peran strategis IPC TPK sebagai penggerak arus logistik dan perdagangan ekspor-impor nasional khususnya di barat Indonesia.
Menurut Pramestie Wulandary, capaian historis ini mencerminkan keberhasilan transformasi layanan dan penguatan daya saing terminal petikemas secara berkelanjutan, yakni melalui peningkatan efisiensi operasional, pengembangan layanan, penguatan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan serta peningkatan kompetensi dan kapabilitas sumber daya manusia sebagai fondasi penting pendukung operasional terminal yang semakin kompleks dan berstandar internasional.
Peningkatan throughput IPC TPK sepanjang tahun 2025, didukung hampir seluruh area operasional IPC TPK antara lain Tanjung Priok meningkat 13,74%, Panjang melonjak 24,5%, Teluk Bayur naik 16,74%, Pontianak meningkat 7,4%, serta area Palembang tercatat naik 6,1%.
(Bayu Jagadsea/MN)
Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…