Bandar Lampung (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang semakin moncer setelah kehadiran Quay Container Crane (QCC) berjenis Post Panamax, kini memperkuat layanan logistik di provinsi Lampung bersama PT Citra Prima Container sebagai mitra strategis dengan berkolaborasi layanan depo petikemas. Tujuannya meningkatkan kualitas layanan pendukung terminal petikemas sekaligus untuk memperlancar arus barang ekspor dan impor wilayah tersebut.
Adapun fasilitas Depo petikemas seluas 10.000 m2, Sekretaris Perusahaan IPC TPK Daniel Setiawan menjelaskan, merupakan salah satu fasilitas pendukung terminal yang berperan penting dalam memudahkan pengguna jasa melakukan pengiriman barang menggunakan petikemas. Kehadiran depo yang terintegrasi dengan terminal petikemas dalam satu kawasan, diharapkan dapat mempercepat proses logistik, mulai dari penyiapan petikemas kosong (empty container) hingga pengiriman barang ke kapal.
Melalui sinergi layanan antara terminal petikemas yang dikelola IPC TPK dan depo petikemas yang dioperasikan oleh mitra, kami berupaya menghadirkan ekosistem logistik yang lebih terintegrasi di Pelabuhan Panjang. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung kelancaran distribusi petikemas kosong untuk kebutuhan ekspor, sehingga pengguna jasa dapat memperoleh layanan logistik yang lebih efisien dan tepat waktu.
Seiring tingginya aktivitas perdagangan melalui Pelabuhan Panjang, kebutuhan terhadap layanan logistik yang terintegrasi juga terus meningkat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat nilai ekspor Lampung pada Januari–Maret 2026 mencapai US$1,38 miliar. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya dukungan fasilitas logistik, termasuk depo petikemas yang terintegrasi dengan terminal, guna mempercepat arus barang dan meningkatkan efisiensi layanan bagi pengguna jasa.
(Bayu Jagadsea/MN)






