Direktur Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebijakto bersama Wakil Bupati Sumba Timur, elemen pemerintah daerah, BUMD, pelaku usaha, dan stakeholders terkait lainnya seusai Rapat Koordinasi Realisasi Progran PSKPT di Kota Waingapu.
Direktur Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebijakto bersama Wakil Bupati Sumba Timur, elemen pemerintah daerah, BUMD, pelaku usaha, dan stakeholders terkait lainnya seusai Rapat Koordinasi Realisasi Progran PSKPT di Kota Waingapu.
Direktur Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebijakto bersama Wakil Bupati Sumba Timur, elemen pemerintah daerah, BUMD, pelaku usaha, dan stakeholders terkait lainnya seusai Rapat Koordinasi Realisasi Progran PSKPT di Kota Waingapu.

MN, Waingapu – Selain meningkatkan potensi bidang perikanan budidaya, KKP juga fokus menggarap potensi perikanan tangkap untuk meningkatkan produktivitas hasil tangkapan melalui modernisasi alat tangkap dan penambahan jumlah serta ukuran kapal.

Tahun ini KKP memberikan dukungan penambahan jumlah armada kapal sebanyak 30 unit ukuran 10 GT, 20 GT hingga 30 GT lengkap dengan alat penangkap ikan. Dengan stimulan tersebut, kedepannya diharapkan dapat mendorong bertambahnya armada kapal penangkapan ikan dari 3.068 menjadi 3.652 unit atau bertambah 584 unit. Jumlah ini akan memicu peningkatan jumlah nelayan dari semula 3.092 orang menjadi 6.983 orang.

Penambahan jumlah sumberdaya tersebut diharapkan akan meningkatkan produksi hasil tangkapan ikan dari 11.967 ton atau  rata–rata 6 ton per hari pada tahun 2016 meningkat menjadi 37.173 ton atau lebih dari 18,5 ton per hari.

“Semua upaya di atas tentunya perlu dukungan seluruh stakeholders. Berbagai program prioritas yang KKP lakukan saya kira harus betul-betul secara konsisten dikawal dengan baik, dengan demikian pemanfaatan SDA Kelautan dan Perikanan ini betul-betul jadi prime mover pembangunan khususnya daerah-daerah di pulau-pulau kecil maupun perbatasan bahkan nasional,” pungkas Slamet.

Anugrah/MN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *