Direktur BP3IP Jakarta Capt. Mulder Mustafa, SE, M.Mar,
Direktur BP3IP Jakarta Capt. Mulder Mustafa, SE, M.Mar,

MNOL, Jakarta – Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta berhasil menoreh prestasi gemilang di tahun 2016. Balai yang dipimpin Capt. Mulder Mustafa, SE, M.Mar, ini meraih prestasi Pelayanan Prima Utama dari Kementerian Perhubungan.

Sebuah penghargaan pelayanan di sektor transportasi berupa trophy dan piagam yang diserahkan langsung Menhub Budi Karya Sumadi pada Hari Perhubungan Nasional 19 September 2016 lalu.

BP3IP meraih penghargaan Prima Utama dalam kategori terbaik pertama untuk eselon II. “Penghargaan ini menunjukkan kinerja dan pelayanan kami terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini prestasi seluruh civitas akademika BP3IP tanpa terkecuali,” tutur Direktur BP3IP Capt Mulder Mustafa kepada Maritimnews, Jumat (30/9).

Menurutnya, sebagai Unit Pelayanan Teknis (UPT) bidang diklat kepelautan, BP3IP Jakarta harus mampu meningkatkan kualitas diklat yang diberikan kepada para siswanya seiring pelayanan yang terbaik serta memuaskan.

“Dengan adanya penghargaan UPT terbaik oleh Kemenhub, diharapkan dapat memotivasi seluruh unit kerja dilingkungan Perhubungan untuk lebih baik dalam bekerja  dan berkarya demi memajukan transportasi Indonesia melalui Kementerian Perhubungan,” ujar Mulder.

Sebagai penerima penghargaan Prima Utama, kata Mulder Mustafa, BP3IP sebagai unit kerja tidak berpuas diri namun tetap berupaya meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik. Beberapa hal penting perlu dioptimalkan dan mendapat perhatian antara lain, mengenai sertifikasi SOP dan pelayanan oleh Badan akreditasi, inovasi pelayanan, serta survei kepuasan pelayanan publik.

“Penghargaan bukanlah akhir dari kerja keras, namun merupakan langkah awal dari kerja nyata untuk memotivasi serta meningkatkan kinerja dalam pencapaian sasaran dan tujuan Kemenhub,” pungkasnya.

Karena itu, BP3IP tetap berkomitmen menjaga dan meningkatkan mutu diklat dengan terus mengikuti perubahan-perubahan yang ada di dunia kemaritiman, seperti regulasi International Maritime Organization (IMO), International Labour Organization (ILO), dan tentunya mengikuti perkembangan iptek dunia kemaritiman. (Bayu/MN)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *