Komisi V DPR Bersama Kementerian Perhubungan Evaluasi Tragedi KM Sinar Bangun
MN, Jakarta – Tragedi KM Sinar Bangun di Danau Toba yang merengut korban jiwa hingga 170 orang lebih pada (17/6)…
MN, Jakarta – Tragedi KM Sinar Bangun di Danau Toba yang merengut korban jiwa hingga 170 orang lebih pada (17/6)…
Setelah pencarian selama enam hari, pada hari ini, Minggu (24/6), tim gabungan pencarian KM Sinar Bangun akhirnya berhasil mengidentifikasi posisi KM Sinar Bangun yang karam di Perairan Danau Toba pada Senin (18/6).
Setelah hampir satu pekan melakukan pencairan, Tim Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) bersama Geo Survey – IAITB berhasil menemukan serta mengidentifikasi keberadaan Kapal Motor Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba pada Minggu (18/6).
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)/BKI memberikan bantuan lifejacket sebanyak 350 buah untuk kebutuhan operasional pelayaran di sekitar Danau Toba. Penyerahan bantuan lifejacket tersebut dilakukan oleh Direktur Operasi BKI Mohamad Cholil dalam kunjungannya bersama Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan ke Danau Toba pada Minggu pagi (26/6)
MN, Jakarta – Tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman…
MN, Jakarta – Pencarian Korban Tenggelamnya KM Sinar Bangun masih terus dilakukan. Komando Armada I atau Koarmada I ikut diterjunkan. Selain…
Bila kasus ini kembali terulang maka, ada potensi bahwa pemerintah atau seluruh stakeholder maritim menganggap sepele kejadian ini.
Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) mengirim Tim Tanggap Segera untuk menginvestigasi kecelakaan KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara, Kamis (21/6).
Ketua Umun Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Sahat Martin Philips Sinurat menyayangkan terjadinya peristiwa kecelakaan Kapal Motor Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba pada Senin (18/6).
ni membuktikan Regulator tidak bisa berbuat yang terbaik, jangankan terbaik untuk baik saja tidak sanggup dilakukan, tidak pernah absen kecelakaan laut/kapal tiap bulannya, sebagai anggota Dewan IMO, Indonesia semestinya sangat malu atas kejadian yang terus berulang