Antam, Inalum, dan Pelindo II Sepakat Bekerja Sama di Sungai Kunyit

Logo PT. Aneka Tambang

Maritimnews, Jakarta – PT Aneka Tambang (Antam), PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), dan PT Pelindo II tengah menjalin kerja sama untuk penggunaan pelabuhan di Sungai Kunyit, Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar).Kerja sama penggunaan pelabuhan ini terkait dengan pembangunan smelter grade alumina refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat.

Direktur Utama PT. Aneka Tambang, Tedy Badrujaman, pada 4 Maret 2016 di Jakarta mengatakan, “Ruang lingkup kerja sama di antaranya untuk melakukan inventarisasi potensi yang dimiliki masing-masing perusahaan, melakukan kajian baik aspek finansial, teknis, operasional, komersial, legalitas dan lain-lain”.

Lebih lanjut Tedy Badrujamana mengatakan, “Ini juga merupakan salah satu implementasi Antam dan Inalum untuk bekerja sama dengan mitra ketiga yang akan menyiapkan infrastruktur pelabuhan yang dapat dimanfaatkan pada tahap konstruksi dan tahap operasi SGAR. Pelabuhan Pelindo II direncanakan akan dibangun di Sungai Kunyit, Mempawah yang terletak 6 km dari lokasi rencana pembangunan SGAR.

Antam dan Inalum sendiri sebelumnya sudah melakukan penjajakan kerja sama dengan Aluminum Corporation of China sebagai mitra strategis yang akan membawa kapabilitas teknologi dan pendanaan pada proyek SGAR. Pabrik SGAR sendiri direncanakan memiliki kapasitas 2 juta ton alumina per tahun dengan kebutuhan bijih bauksit sebesar 6 juta wmt (wet metric ton) per tahun. Pembangunan pabrik SGAR dilakukan secara bertahap dengan kapasitas tahap pertama sebesar 1 juta ton SGA per tahun. Sedangkan 1 juta ton alumina tahap kedua akan dibangun setelah pembangunan tahap pertama berhasil.

Terkahir Tedy menjelaskan, “Alumina yang dihasilkan diharapkan akan memenuhi kebutuhan bahan baku Inalum yang saat ini masih diimpor,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *