Categories: Alutsista

Gempa Bermagnitudo 7,8 SR Potensi Timbulkan Tsunami di Sumbar

Ilustrasi Foto; Bencana Tsunami

 

Maritimnews, Padang – Sekitar pukul 19.45 Wib, Rabu 2/3/16, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat diguncang gempa berkekuatan 7,8 SR. Menurut beberapa pakar dan pengalaman yang terjadi, gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami. Meskipun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Matereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) belum memprediksi namun ribuan warga Mentawai dan Padang sudah mengungsi.

Menurut keterangan yang dirilis oleh Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB  Sutopo Purwo Nugroho, didapat informasi mengenai terjadinya tsunami kecil akibat gempa bermagnitudo 7,8 SR yang mengguncang Mentawai.

“Tsunami terjadi di Pulau Cocos setinggi 10 sentimeter pada pukul 21.15 WIB dan di Padang setinggi 5 sentimeter pada pukul 21.40 WIB,” ujar Sutopo.

Menurut para ahli gempa, walaupun tergolong gempa dangkal, gempa kali ini terjadi di luar zona subduksi dengan mekanisme sesar geser mendatar. Zona subduksi adalah pertemuan antara dua lempeng besar. Pergeseran di wilayah itulah yang biasanya memicu tsunami.

Sementara, BMKG sendiri telah mencabut peringatan tsunami untuk 15 daerah sejak pukul 21.30 WIB, sekitar dua jam setelah gempa. Selanjutnya Basarnas juga mengumumkan belum ada korban jiwa sejauh ini terkait gempa tersebut.

Gempa dengan mekanisme tersebut biasanya tidak memicu tsunami. Gempa sesar geser mendatar terbesar di dunia pernah terjadi pada tahun 2012, yang mengakibatkan guncangan di Aceh dan sekitarnya. Hingga berita ini diturunkan, masing-masing instansi terus meng-up date perkembangan terkini pasca gempa tadi malam. Daerah-daerah lain di sepanjang pantai barat Sumatera terutama Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang dekat dengan pusat gempa masih dinyatakan aman. (TAN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

4 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

4 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

4 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

4 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

5 days ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

5 days ago