KRI Bung Tomo-357 Dipercaya pimpin Latihan Gabungan MTF di Laut Mediterania

KRI Bung Tomo-357

MNOL, Lebanon – Melalui Berita TFDIM (Task Force Dailly Intention Massage), MTF Commanders Rear Admiral Claudio Henrique Mello De Almeida memerintahkan Komandan KRI Bung Tomo-357 Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan, S.T. selaku Dansatgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-H/UNIFIL untuk memimpin manuver sejumlah kapal perang dari sejumlah negara kontributor MTF (Maritime Task Force). Sejak tahap perencanaan latihan komunikasi secara intensif dilaksanakan untuk merancang manuver serta pentahapan latihan yang akan dilaksanakan.

“Kepercayaan tersebut sungguh luar biasa karena latihan gabungan tersebut a melibatkan seluruh komponen MTF dan disaksikan secara langsung oleh Head of Mission/Force Commander Major General Luciano Portolano dan MTF Commander dari BRS Independencia,” ujar Dansatgas Maritim TNI Konga di sela-sela latihan pada (31/05/2016) lalu.

Sejak dini hari sebelum matahari menampakan sinarnya, Zona Barbara 3 sebelah Barat Area of Maritime Operations (AMO) Lebanon yang merupakan titik kumpul kapal perang dari Indonesia (KRI Bung Tomo 357), Brasil (BRS Independencia), Jerman (FGS Braunschweig) serta Bangladesh (BNS Ali Haider dan BNS Nirmul) telah bermanuver di kawasan tersebut guna melakukan persiapan latihan.

Perencanaan dan persiapan latihan sejak diterimanya direktif dilaksanakan secara cermat, melalui koordinasi secara intensif antara staf Operasi unsur-unsur MTF yang terlibat dengan staf Operasi MTF-UNIFIL yang berada di BRS Independencia (Brasil Warship). “Kepercayaan yang diberikan MTF Commander kepada Dansatgas Maritim TNI Konga XXVIII H Unifil sungguh di luar dugaan karena diantara jumlah negara kontributor MTF  terdapat sejumlah negara yang dikenal memiliki kekuatan Angkatan Laut yang andal dan berkelas dunia,” ungkap Yayan.

Namun sejak awal perencanaan latihan telah terjalin komunikasi yang intensif untuk merencanakan skenario latihan secara aktif. Hal tersebut merupakan kepercayaan yang luar biasa sehingga secara internal, Satgas MTF XXVIII-H/UNIFIL KRI Bung Tomo-357 melaksanakan perhitungan dengan cermat karena di samping akan memimpin manuver juga akan mengendalikan helikopter NV 414, helikopter TNI AL yang on board KRI Bung Tomo 357.

Helly Direction Officer (HDO) KRI Bung Tomo 357 melaksanakan pengendalian Helly NV 414 TNI AL dari Combat Information Center (CIC) untuk melaksanakan Air Surveillance daerah latihan, setelah dinyatakan “clear” selanjutnya BRS Independenchia dropping target dan bermanuver menuju konvoi untuk menerima Commander Salute dari seluruh unit MTF saat melintas di lambung kanan masing masing kapal.

Dentuman meriam kaliber 12,7 mm sampai dengan meriam kaliber besar menghentak dari laras meriam masing masing kapal secara bertubi tubi, asap hitam membumbung dengan aroma mesiu yang begitu menyengat. Deru suara Garuda Helly NV-414 yang dikendalikan secara bergantian oleh Kapten Laut (P) Wahyu dan Kapten Laut (P) Sutrisno berseliweran di angkasa Area of Maritime Operation (AMO).

Lebih lanjut, Yayan menyatakan latihan ini memberi banyak pelajaran bagi seluruh awak KRI Bung Tomo-357. Selain itu, menjadi ujian akan profesionalitas SDM yang merupakan instrument mencapai World Class Navy.

“Kerjasama dan profesionalisme yang tinggi sangat diuji pada saat latihan itu, helly NV 414 harus melaksaakan “Hot Refuel” sebanyak tiga kali untuk mendukung seluruh latihan dengan alokasi waktu yang sangat singkat tidak lebih dari 10 menit dari mulai landing sampai take off dan melakukan pengisian bahan bakar ulang dalam keadaan engine operational,” terangnya.

“Disiplin, kecepatan, kecermatan dan ketelitian serta kerjasama antara Tim Helideck Party yang dipimpin Mayor Laut (S) Nelson selaku Flight Deck Officer (FDO) dan Helly Crews sangat menentukan keselamatan dan kelancaran tugas,” tutur lulusan AAL tahun 1993 itu.

Pada akhir latihan, Force Commander UNIFIL Major General Luciano Portolano menyampaikan “Bravo Zulu” atas pelaksanaan latihan dan dia bangga dapat menyaksikan secara langsung seluruh rangkaian latihan. Dalam amanat singkatnya yang disampaikan melalui jaring radio komunikasi antar kapal, menyampaikan:

“Kalian semua telah banyak mendukung UNIFIL sesuai dengan amanat resolusi dewan keamanan PBB No. 1701, saya mendoakan yang terbaik pada tugas yang dilaksanakan sekarang dan dimasa yang akan datang, berharap bertemu dengan kalian semua baik di Area of Maritime Operation (AMO) maupun di Area of Operation (AO),” ucapnya dalam siaran radio. (Tan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

SPTP Pastikan Tak Ada Antrean Kapal Hingga 6 Hari di Tanjung Perak

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) meluruskan kabar adanya antrean kapal hingga 6…

1 day ago

Bulan K3 Tahun 2026, TPK Koja Gelar Donor Darah

Jakarta (Maritimnews) - Kegiatan rutin donor darah sebagai bentuk komitmen sosial perusahaan atau TJSL (Tanggung…

2 days ago

Throughput IPC TPK Palembang 2025, Ditengah Fluktuasi Perdagangan Sumsel

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Palembang mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025,…

3 days ago

Pelindo Berbagi Kiat Kelola Uang Masa Depan Pekerja

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan sejak dini, khususnya bagi para…

5 days ago

IPC TPK Gelar Emergency Rescue & First Aid Training TKBM Priok

Jakarta (Maritimnews) - Meningkatnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan di Port of Tanjung Priok berdampak positif,…

5 days ago

Throughput IPC TPK Pontianak Tumbuh 7,47%, Komoditas Kelapa Tertinggi

Pontianak (Maritimnews) - Seiring menguatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang di Provinsi Kalimantan Barat, IPC…

1 week ago