MNOL – Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofikasi (BMKG) telah merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di seluruh wilayah perairan Indonesia. Peringatan dini mulai berlaku pada tanggal 25 Juni 2016 pukul 19.00 dan akan berakhir pada 26 Juni 2016 pukul 19.00.
Dalam keterangannya peringatan ini mencakup dua kategori, yaitu kategori pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m hingga 2,5 m dan kategori yang kedua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4.0 m.
Untuk ketegori yang pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m – 2,5 m mencakup Selat Malaka bagian Utara, Perairan Barat Kepulauan Nias hingga Mentawai, Perairan Kepualaun Enggano hingga Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa Tengah hingga Pulau Sumba, Selat Bali bagian Selatan, Selat Lombok bagian Selatan, Laut Sawu bagian Selatan, Perairan Selatan Kupang hingga Rote, Laut Timor, Laut Banda bagian Timur, Perairan Selatan Kepulauan Kai dan Aru, Perairan Kepulauan Babar dan Tanimbar, Perairan Kepulauan Sermata hingga Leti, Laut Arafuru, Perairan Yos Sudarso hingga Merauke, serta Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Papua
Sedangkan untuk kategori yang ke dua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4,0 m mencakup Laut Andaman, Perairan Utara dan Barat Aceh, Perairan Barat Kepulauan Simeuleu, Samudera Hindia Barat Sumatera, Samudera Hindia Selatan Jawa hingga NTB, serta Laut Cina Selatan sebelah Timur Vietnam. (APS)
Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) meluruskan kabar adanya antrean kapal hingga 6…
Jakarta (Maritimnews) - Kegiatan rutin donor darah sebagai bentuk komitmen sosial perusahaan atau TJSL (Tanggung…
Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Palembang mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025,…
Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan sejak dini, khususnya bagi para…
Jakarta (Maritimnews) - Meningkatnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan di Port of Tanjung Priok berdampak positif,…
Pontianak (Maritimnews) - Seiring menguatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang di Provinsi Kalimantan Barat, IPC…