Marsetio mengatakan pembangunan sektor pariwisata bahari merupakan salah satu sektor prioritas pembangunan dalam kabinet kerja dan sejalan dengan visi presiden menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
“Perolehan devisa negara menurut lapangan usaha di sektor pariwisata Indonesia trennya naik. Pada tahun 2015 perolehannya sebesar 12,578.6 (Juta US$). Ini artinya sektor pariwasata adalah salah satu andalan kedepannya untuk mewujudkan visi presiden menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” ucap Marsetio yang juga sebagai utusan khusus Indonesia untuk International Maritime Organization (IMO) di London.
Acara pemaparan tersebut merupakan rangkaian acara mengenai sosialisasi aplikasi yachters pasca diterbitkannya PP nomer 105 tahun 2015 tentang kunjungan kapal wisata asing ke Indonesia yang berlangsung di Puri Santrian Bali tanggal 22 September 2016.
Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…
Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…
Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…
Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…
Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…