Categories: EkonomiTerbaru

Ikatan Alumni ITS akan Gelar Serasehan Maritim dan Energi

Ketua IKA ITS Dwi Soetjipto

MNOL, Jakarta – Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (IKA ITS) besok akan menggelar Sarasehan Maritim dan Energi dengan tema “Percepatan Infrastruktur Kemaritiman & Kemandirian Energi Dalam Mewujudkan Pembangunan Nasional Yang Berkelanjutan,” yang dilaksanakan Ballroom Kementerian Kelautan & Perikanan, Gedung Mina Bahari III, Sabtu, (17/12).

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni ITS Dwi Soetjipto dalam siaran persnya menyatakan bahwa acara itu digelar mengingat visi besar Pemerintah untuk mengubah arah pembangunan dari berbasis darat menjadi berbasis laut perlu mendapat dukungan semua pihak.

“Sebagai Alumni Salah Satu Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia, maka Alumni ITS sangat diharapkan untuk dapat memberikan masukan kepada Pemerintah,” jelas Dwi.

Karena menurutnya, pencapaian itu adalah langkah yang harus diberikan apresiasi karena masa depan Indonesia adalah di laut. Dengan luas wilayah laut yang mencapai 65% dari total luas Indonesia, maka potensi yang disimpan sangat luar biasa besarnya.

Ia mengutarakan dalam kurun waktu 2  tahun sejak implementasi pembangunan ekonomi yang berbasis maritim, kinerja sektor maritim meningkat dan senantiasa berada di atas kinerja ekonomi nasional.

Salah satu parameter yang dapat dilihat adalah pertumbuhan industri perikanan yang tumbuh di atas 8% di tahun 2015, jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang dibawah 5%.

Selain itu, kebijakan terintegrasi mulai dari pelarangan penangkapan ikan oleh kapal asing, penghapusan penggunaan jaring yang dapat memusnahkan siklus kehidupan ikan seperti pukat harimau, cantrang dan lainnya telah meningkatkan populasi ikan yang pada akhirnya meningkatkan jumlah tangkapan ikan oleh nelayan Indonesia.

Sambung Dirut Pertamina ini, upaya untuk menekan disparitas harga antara Jawa dan Non Jawa, serta mengurangi biaya logistik yang telah memberikan kestabilan beberapa bahan kebutuhan pokok juga menjadi bukti keberhasilan pemerintah.

“Kita juga mendukung dengan kebijakan BBM satu harga di seluruh Indonesia yang menjadi katalis dan akselerator bagi upaya menumbuhkan dan meningkatkan potensi ekonomi masyarakat yang selama ini belum terjamah kebijakan pemerintah,” ungkapnya.

Namun disadari, meskipun sudah mulai terjadi peningkatan kinerja ekonomi di tengah masih melambatnya perekonomian dunia, melalui kebijakan pembangunan yang fokus pada menggerakan sektor riil, ekonomi masyarakat kecil, serta menjadikan ekonomi maritim sebagai ujung tombak, masih terdapat berbagai kendala yang harus dipecahkan oleh seluruh komponen bangsa.

Oleh karena itu Ikatan Alumni ITS sebagai organisasi yang menaungi lebih dari 98.000 alumni ITS secara aktif dan berkesinambungan memberikan masukan kebijakan kepada Pemerintah bagaimana mengatasi kendala dan memanfaatkan peluang yang ada. Salah satunya melalui penyelenggaraan event ini.

“Acara ini rencananya akan dihadiri oleh 300 peserta dari Perguruan Tinggi, berbagai perwakilan Alumni Perguruan Tinggi, dan tentu saja peserta dari ITS dan Alumni ITS,” tambah Dwi.

“Jika seluruh elemen masyarakat terdidik di Indonesia aktif memberikan masukan kebijakan kepada Pemerintah, maka satu persoalan utama yaitu perencanaan sudah dapat diselesaikan, dan Pemerintah dapat fokus memilah dan memilih berbagai masukan tersebut menjadi program pembangunan,” katanya lagi.

Pada awal Nopember yang lalu, IKA ITS telah memberikan masukan kebijakan secara langsung kepada Presiden Republik Indonesia sekaligus menyerahkan Buku Rekomendasi Kebijakan IKA ITS berjudul ‘Indonsia Poros Maritim Dunia; Membangun Indonesia Menjadi Negara Maritim Yang Mandiri, Maju dan Kuat’.

“Pada kesempatan tersebut, presiden memberikan apresiasi yang mendalam atas masukan yang diberikan IKA ITS”, pungkasnya.

Rencananya sarasehan itu akan dihadiri oleh Presiden Joko widodo, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Tan/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

1 day ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

2 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

3 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

4 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

5 days ago

STATE CAPITALISM CHINA Pelajaran Penting bagi Transformasi BUMN Indonesia di Era Danantara

Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…

7 days ago