Menko Luhut akan Tindak tegas Pihak yang Terlibat Meloloskan MV Caledonian Sky

 

Menko Luhut

MNOL, Jakarta – Menko Maritim Luhut B Pandjaitan akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam kasus kerusakan terumbu karang di Raja Ampat, Papua Barat akibat kandasnya kapal pesiar MV Caledonian Sky beberapa waktu lalu. Pasalnya, ada laporan bahwa beberapa oknum setempat seperti dari Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) dan dari instansi lainnya turut terlibat dalam meloloskan kapal pesiar mewah tersebut.

Menko Luhut menegaskan pasti akan ada sanksi untuk pihak yang terbukti bersalah.”Kalau kamu sogok orang, yang menyogok dan disogok pasti akan ditindak,” tandasnya kepada para awak media di kantornya, Jumat (24/2).

Terkait pelanggaran MV Caledonian Sky di area konservasi perairan Raja Ampat, Luhut menyatakan bahwa peta navigasi yang up to date sudah ada soal jalur pelayaran untuk kapal-kapal besar di sana. Yang menjadi pertanyaan tentunya kenapa MV Caledonian Sky bisa lolos ke area yang bukan seharusnya dilewati oleh kapal-kapal besar.

“Akan kita tindak tegas siapa yang terlibat dalam pelolosan itu,” tegas Purnawirawan Korps Baret Merah tersebut.

Dalam keterangannya, Menko Luhut juga menyatakan dari hasil penelitian tim yang bekerja di sana ada sekitar 19,000 meter persegi terumbu karang yang rusak dan butuh waktu 50 hingga 100 tahun untuk dipulihkan.

“Kita sedang evaluasi, bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan berkoordinasi tentang lost-nya itu. Sudah hitung dengan baik, dan pihak asuransi sudah membuat data itu. Ini melibatkan Swedia, Bahama, jadi cukup kompleks juga,” katanya.

Ia mengatakan bukan hanya Indonesia yang mengecam kejadian ini, tetapi masyarakat internasional pun ikut mengecam.

“Sekarang yang menghukum Caledonian Sky bukan hanya kita . Itu dunia loh, jangan salah. Pokoknya kalau saya pribadi, orang harus betul-betul painful (merasakan penderitaan) atas kesalahan yang dibuat ini. Karena ini dampaknya buat dunia, bukan kita saja,” ucap Luhut.

Menko Luhut masih menunggu data lengkap dari tim yang melakukan identifikasi dan akan melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait.

(Ari/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPCC Gelar Public Expose 2026

Jakarta (Maritimnews) – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), anak perusahaan PT Pelindo Multi Terminal…

2 days ago

Pelindo Gelar Coffee Morning, Sosialisasikan peralihan Nota Layanan Jasa Barang Non Petikemas

Jakarta (Maririmnews) - Dalam rangka meningkatkan sinergitas hubungan kerja sama yang telah terjaga dengan baik,…

3 days ago

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

1 week ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

1 week ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

1 week ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

1 week ago