Categories: HLPelabuhanTerbaru

Pengembangan Ketapang bakal Tekan Cost Logistic, Kapal tak perlu lagi Melalui Pontianak

GM PT Pelindo II Cabang Pontianak, Ir Wahyu Hardiyanto

MNOL, Pontianak – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II cabang Pontianak dalam waktu dekat akan mengembangkan fasilitas pelabuhan Ketapang dengan pembenahan dermaga beton sepanjang 140 meter dan 3,2 hektar lapangan penumpukan, gudang termasuk container yard (CY). Total investasi pembenahan di pelabuhan Ketapang telah disetujui Kantor Pusat PT Pelindo II/IPC, dimana anggarannya mencapai Rp 49 milyar.

“Pengembangan kapasitas pelabuhan Ketapang akan mampu menekan cost logistic. Nantinya general cargo maupun petikemas dari Tanjung Emas Semarang atau Tanjung Priok Jakarta tidak perlu lagi ke Pontianak, bisa langsung bongkar muat di pelabuhan Ketapang,” tutur General Manager PT Pelabuhan Indonesia II Cabang Pontianak, Ir Wahyu Hardiyanto diruang kerjanya di Pontianak kepada Maritimnews, Jumat (31/3).

Terdapat 2 kawasan pelabuhan dibawah naungan PT Pelindo II cabang Pontianak yakni Pelabuhan Sintete dan Pelabuhan Ketapang. Khusus potensi pelabuhan Ketapang yang memiliki lokasi sangat strategis karena berada diperbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, telah mendapat dukungan Bupati Martin Rantan saat Tim Pelindo II cabang Pontianak berkunjung ke kantor Bupati Ketapang pada akhir Februari lalu.

“Pengembangan pelabuhan Sukabangun Ketapang mendapat respon dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Ketapang, bahkan Bupati melaksanakan rapat khusus terkait rencana pengembangan pelabuhan Ketapang yang melibatkan pihak Kejaksaaan Negeri Ketapang dan jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Ketapang,” ujar Wahyu.

Kalimantan Barat sebagai daerah Hinterland pelabuhan Ketapang merupakan provinsi yang menjadi sasaran pemodal asing maupun dalam negeri. Provinsi Kalimantan Barat mempunyai beraneka ragam komoditi bahan baku industri pertambangan, industri barang, pertanian. Untuk daerah Kabupaten Ketapang sendiri terdapat industri pertambangan bouxit, karet, kayu dan hasil hutan lainnya.

Akhirnya Wahyu Hardiyanto mantan orang nomor satu di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan, bahwa pelayaran Meratus telah bersedia melakukan pelayaran perdana ke pelabuhan Ketapang dari pelabuhan Tanjung Emas Semarang. “Insya Allah Dua bulan lagi, kami akan mendatangkan pelayaran Meratus guna melakukan kegiatan bongkar muat dengan kondisi eksisting yang ada di pelabuhan Ketapang saat ini,” pungkasnya. (Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Sasar Generasi Muda Jakarta Utara, IPC TPK Kenalkan Industri Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk…

23 hours ago

Laba Bersih Kopkar TPK Koja Tahun Buku 2025 Meningkat 132%

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku…

1 day ago

INSA Jaya Gelar RAC Ke XVIII, Andi Patonangi Ketua Masa Bakti 2026 – 2031

Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…

4 days ago

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

7 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

1 week ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

1 week ago