Taruna AAL bersama Mahasiswa UHT
MNOL, Surabaya – Segenap Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) menyelenggarakan seminar bersama dengan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hang Tuah Surabaya di AAL Bumimoro, Surabaya, Sabtu (22/4) yang mengambil topik “Ruang Terbuka Hijau”. Seminar tersebut berlangsung menarik ditandai dengan diskusi dinamis membuktikan Taruna AAL dan mahasiswa UHT pemerhati ruang terbuka hijau.
Gubernur AAL Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito. S.E., M.M., dalam sambutannya mengatakan, ruang terbuka hijau (Green Opensspaces) merupakan suatu kawasan atau areal permukaan tanah yang didominasi oleh tumbuhan yang dibina untuk fungsi perlindungan habitat tertentu. Selain untuk meningkatkan kualitas atmosfer, ruang terbuka hijau juga menunjang kelestarian air dan tanah di tengah-tengah ekosistem perkotaan.
“Saya berharap, seminar ini akan menjadi suatu wahana yang tepat dalam upaya berbagi pengetahuan, sehingga dapat meningkatkan wawasan bagi para peserta seminar. Manfaatkan seminar ini dengan sebaik-baiknya agar tujuan dan sasaran acara ini dapat tercapai sesuai yang diharapkan. Disamping itu, seminar ini juga merupakan salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.
Adapun Seminar sehari tersebut dihadiri Wakil Dekan 1Bapak Sutterman, S.Sos., M.SM., Kepala Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi AAL Kolonel Laut (P) Isworo Sutristyanto, S.H., M.AP., pejabat Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya Bapak Hendri, dan sejumlah Pejabat dan Perwira AAL serta segenap sivitas Akademika UHT. (Sutisna/MN)
Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…